25 September 2018

Rizal Ramli di Depan Gedung MK: Hakim Konstitusi Mohon Gunakan Hati Nurani Dan Akal Budi

KONFRONTASI-  Dengan semangat membara, Tokoh bangsa Dr. Rizal Ramli diminta untuk berorasi dari atas mobil komando di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (12/7).

Meski bukan dari agenda resminya ke MK, RR pun tetap menyanggupi permintaan koordinator aksi yang datang lebih awal.

"Saya salut dengan dua hakim MK yang sudah mengeluarkan dissenting opinion. Mereka masih menunjukkan intelektual. Antara kepala dan hati, sama," ujar RR dari mobil komando. RR  meminta (memohon) para hakim  gunakan nurani dan akal budi untuk membatalkan PT 20% yang jelas bertentangan dengan Konstitusi.

Bunga Untuk Hakim

Pernyataan tersebut mengacu pada sikap hakim MK yang telah mengeluarkan dissenting opinion (pendapat berbeda) terkait ambang batas pencapresan alias presidential threshold 20 persen.

"Banyak (hakim) yang tidak intelektual. Antara hati dan kepala enggak nyambung. Kepalanya nyambung sama perut," tambah mantan Menko Maritim itu.

RR sendiri sengaja datang ke MK untuk menyerahkan karangan bunga kepada hakim MK yang menyatakan dissenting opinion.

Sementara itu, sebelum kedatangan RR, ada ratusan pendemo yang menggelar aksi protes di depan gedung MK

Pendemo dari massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) gabungan itu membentangkan spanduk bertuliskan "Tolak Presidential Threshold 20 Persen" sambil menyampaikan aspirasinya dari mobil komando.

Sebelumnya Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mendukung ambang batas pencalonan presiden 20 persen (presidential threshold), dihilangkan. Sebab, dengan adanya ambang batas tersebut melanggengkan politik dagang sapi atau jual beli jabatan.

"Yang terjadi karena ada treshold 20 persen buntutnya mekanisme ini untuk melanggengkan dagang sapi dengan partai-partai kalo dukung Jokowi dapat apa. Melanggengkan money politic dan merusak amanah demokrasi dan tidak sesuai dengan UUD 45. Siapapun warga negara bisa jadi presiden, tidak ada batasan 20 atau 30 persen," kata Rizal

Rizal Ramli Minta Hakim Konstitusi Gunakan Hati Nurani Dan Akal Budi

Menurut Rizal, Jokowi tidak perlu takut jika ambang batas dinolkan bakal memunculkan banyak calon. Rizal mengatakan bakal banyak juga calon yang berguguran karena kalah. Jokowi pun tidak perlu takut karena dia yakin bakal menjadi capres yang masuk dua besar.

"Ada kekhawatiran kalau (presidential threshold) nol calonnya banyak. Tidak ada masalah karena nanti (calonnya) pada gelontoran. Tidak usah pusing sehingga tidak perlu dagang sapi. Pak Jokowi juga tidak usah takut, pak Jokowi pasti masuk top two," kata dia.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  



Berita lainnya

loading...