23 January 2020

Merasa Malu dan Takut Ketahuan Orangtua, Wanita Ini Nekat Bunuh Bayinya

Konfrontasi - NF (16) gadis belia yang menjadi tersangka pembunuhan bayi yang baru dilahirkannya mengaku terpaksa membunuh darah dagingnya itu karena malu.

"Tersangka membunuh anaknya sendiri karena merasa malu dan takut ketahuan orangtuanya," kata Wakil Kapolrestro Jakarta Barat, AKBP Bahtiar Ujang Purnama di Jakarta, Rabu (24/6).

Pembunuhan bayi itu terjadi pada Minggu, 21 Juni 2015. Tersangka NF memutuskan membunuh anaknya sendiri usai melahirkan di rumahnya di Kampung Bugis, RT 07/03 Kembangan Selatan, Jakarta Barat.

Dalam pemeriksaan penyidik, NF mengaku takut dan panik. Usai melahirkan bayinya, ia langsung berusaha menghabisi nyawa bayi mungil itu dengan cara memencet hidungnya dengan tujuan agar kehilangan nafas.

"Bayi itu dilahirkannya di dalam kamar mandi rumahnya," ujar AKBP Bahtiar Ujang menambahkan.

Tapi, karena urat nadi di leher bayi masih berdetak, NF pun memutuskan untuk mencelupkan bayi itu ke dalam ember yang sudah diisi air hingga akhirnya meninggal.

Tersangka NF memasukkan bayi yang sudah tidak bernyawa ke dalam tas sekolah, lalu dimasukkan ke dalam ember di kamar mandi. Lalu, karena baunya menyengat dan amis, jasad bayi dikeluarkan dari tas dan dimasukkan ke dalam ember hitam besar.

Ibu tersangka, yang awalnya tidak tahu, menyangka isi dalam ember itu adalah bangkai tikus. Ternyata setelah diperiksa pada 23 Juni 2015, bau itu berasal dari bayi yang sudah tiga hari tewas dan sudah membusuk.

"Orang tua dari NF selama 9 bulan tidak sadar akan perubahan yang terjadi di badan NF selama hamil." (vvn/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...