12 November 2019

Menantang Sri Mulyani, Bukti Nyata Rizal Ramli Petarung Pembela Rakyat

.KONFRONTASI- Utang luar negeri  Indonesia era Jokowi makin menggunung. Tokoh nasional/Ekonom Senior Indonesia Rizal Ramli menantang Menteri Keuangan RI Sri Mulyani untuk berdebat secara terbuka terkait kondisi ekonomi dan hutang Indonesia saat ini. Tantangan tersebut untuk menjawab ucapan Presiden Joko Widodo yang mempersilahkan rakyat Indonesia beradu angka terkait hutang Indonesia saat ini

Tak hanya ada kesempatan, menantang Sri Mulyani merupakan sikap sesungguhnya Rizal Ramli yang terlahir sebagai petarung yang memperjuangkan harkat martabat rakyat. Baik saat menjabat di pemerintahan maupun sebagi tokoh nasional. RR, begitu ia akrab disapa, bukan mencari sensasi tapi yang lebih penting adalah rakyat Indonesia harus tahu keadaan ekonomi Indonesia sesungguhnya.
Jika dimaknai positif, tantangan Rizal Ramli kepada Sri Mulyani untuk berdebat secara komprehensif tentang ekonomi termasuk didalamnya hutang Indonesia kepada IMF merupakan langkah dan terbosan baru untuk membangun masyarakat yang kritis dan peka terhadap kondisi ekonomi negaranya.
Langkah ini pula dianggap sebagai cara cerdas ketimbang perang media dalam mempertahankan argumennya seperti yang dilakukan Sri Mulyani selama ini.
Keberanian mantan menteri Kordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya menantang Sri Mulyani rupanya ditangkap positif oleh Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI). Mereka merasa tertarik dengan isu bongkar utang Negara.
Bagi Publik yang melek dengan utang Negara, Sri Mulyani sebagai pembantu Presiden Jokowi harus berani bicara di depan publik secara terbuka mengenai utang negara tersebut. Bahkan, Tantangan RR tersebut bisa dikatakan juga menjawab ucapan Sri Mulyani sebelumnya pernah menantang para pengkritiknya untuk adu data mengenai utang negara.

Kini, Tinggal menunggu keberanian Sri Mulyani yang katanya Menteri terbaik di dunia ini

(sumber2/Kumpra/Konfr)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...