16 August 2018

Kejati DKI Sudah Kantongi Calon Tersangka Pembobolan Bank Jatim

KONFRONTASI-Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan sudah ada nama calon tersangka dugaan pembobolan Bank Jatim Cabang Wolter Mongonsidi Jakarta Selatan sebesar Rp72,832 miliar.

"Sudah diajukan penetapan tersangkanya, namun untuk sementara kita rahasiakan dahulu (namanya, red.) dalam rangka agar tidak bocornya ke calon tersanga lainnya atau koordinatornya itu kabur," kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Sarjono Turin, di Jakarta, Kamis.

Oleh karena itu, kata dia, saat resmi penetapan nama tersangkanya, pihaknya akan segara mengajukan pencegahan berpergian ke luar negeri untuk tersangka tersebut.

Saat ini, kata dia, tim penyidik akan memeriksa penerima dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

"Sementara jumlahnya 30 sampel/orang dan tim akan ke lapangan mencari alamat sesuai yang diajukan saat pengajuan pinjaman," katanya. 

Praktik pembobolan dana BPD Jatim itu dilakukan dengan cara pengajuan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada BPD Jatim Cabang Wolter Mongonsidi. Pengajuannya dilakukan oleh empat orang atas nama 172 orang debitur.

Masing-masing debitur mengajukan Rp500 juta hingga totalnya Rp72,832 miliar. Ternyata 172 orang debitur itu bodong alias fiktif.

Sebenarnya, kredit itu telah diasuransikan kepada PT Jamkrindo. Untuk bulan pertama dibayarkan, tetapi memasuki bulan kedua asuransinya sudah tidak dibayarkan hingga menimbulkan kerugian negara.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...