Karena Dianggap Tak Bersahabat dengan Parpol, DPR Gantung Nasib Capim KPK. Terlalu!

KONFRONTASI - Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Emerson Yuntho menilai faktor politik menjadi alasan Komisi III DPR belum juga melakukan fit and proper testterhadap calon pimpinan KPK. Salah satunya, tidak ada capim KPK yang bersabahat dengan partai politik.

"Kami menduga jangan-jangan dalam proses mereka melihat belum ada sahabat Parpol. Makanya hasilnya gitu, mereka belajar dari pelajaran yang sudah-sudah," ungkapnya saat memaparkan hasil survei kinerja KPK di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (26/11).

Karena itu, Emerson menegaskan, tidak ada alasan bagi Komisi III DPR menolak nama-nama capim KPK yang ada saat ini untuk segera diseleksi. "Ini sebetulnya nggak ada alasan untuk menolak 10 orang itu untuk diseleksi," tambahnya

Dalam rapat pleno kemarin, Komisi III DPR memutuskan menunda pengambilan keputusan mengenai nasib capim KPK yang telah diserahkan Pansel. Karena anggota Dewan tersebut belum satu suara dalam menilai apakah capim yang diajukan pansel itu layak atau tidak untuk dilanjutkan ke tahap fit and proper test.

Karena itu, dalam waktu sepekan ini, Komisi III berkesempatan akan melakukan lobi politik agar suara komisi yang mengurusi persoalan hukum itu bulat.[ian/rm]

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA