Emirsyah Satar Tersangka Suap, Wapres JK Terkejut

KONFRONTASI - Terkait penetapan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, sebagai tersangka kasus dugaan suap, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku terkejut.

“Saya juga terkejut. Selama ini saya kenal baik Emir menjalankan tugas-tugasnya secara baik,” kata Kalla di Kantor Wapres, Jumat (20/1/2017).

Kalla mengatakan, manajemen Garuda Indonesia di bawah kepemimpinan Emirsyah cukup baik.

Bahkan, Emirsyah dipandang mampu menyehatkan maskapai penerbangan pelat merah itu dari keterpurukan.

Wapres mengaku belum mengetahui detail kasus yang menyeret Emirsyah. Ia pun menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu pada KPK.

“Ini persoalannya dari luar yang kita tahu itu. Nah, persoalan terbuka di luar, ya tentu punya efek ke mana-mana. Jadi kita tunggu saja hasil upaya hukum atau proses hukum lebih lanjut,” ujar dia.

Emirsyah Satar ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menerima suap terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia. Nilai suap itu lebih dari Rp 20 miliar.

KPK juga menemukan suap dalam bentuk barang yang diterima Emirsyah Satar. Nilai barang itu mencapai 2 juta dollar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia.[kmps/ian]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA