17 February 2020

Dituntut 15 Tahun Penjara, Anas: Terimakasih Pak Jaksa

KONFRONTASI - Terdakwa perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji, dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya serta pencucian uang, Anas Urbaningrum, dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ia dinilai terbukti menerima hadiah atau janji dan pencucian uang. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Anas Urbaningrum berupa pidana penjara selama 15 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata Jaksa Yudi Kristiana saat membacakan tuntutan Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (11/9).

Mendengar tuntutan Jaksa, Anas mengatakan berterimakasih karena jaksa sudah membacakan surat tuntutan. "Ini adalah bagian ujung dari proses persidangan. Kalau enggak ada tuntutan sidangnya enggak selesai-selesai. Tuntutan ini adalah tanda sidang mau berakhir. Tinggal dua tahap pledoi yang kedua nanti finalnya vonis majelis hakim‎," kata Anas usai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (11/9).

Menurut Anas, hukum mencari keadilan. Bukan menjalankan kemarahan.

"Hukum itu mencari keadilan, kebenaran, proses hukum itu bukan untuk menjalankan agenda kebencian, pemaksaan, kemarahan, kekerasan hukum dan sejenisnya," ‎kata Anas.

Dia mengatakan tuntutan jaksa tidak objektif dan tidak sesuai dengan fakta-fakta persidangan. "Kalau didengarkan sesungguhnya tuntutan itu melawan fakta-fakta persidangan. Bagi saya dan warga negara yang rindu proses hukum yang adil mestinya tuntutan itu berdasarkan fakta-fakta persidangan," ucapnya.

Anas menyatakan tuntutan jaksa hanya mengulang dakwaan saja. ‎"Tadi tuntutankan dakwaan pluskan. Dakwaan yang sudah dibantah oleh para saksi diulangi lagi. Seperti persidangan itu seremonial aja," ujarnya.[ian/jpn]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...