19 February 2020

Ahok: Berani 'Main-Mata' Dengan Wajib Pajak, Saya Bikin Hancur Usaha Anda

Konfrontasi - Ancaman kerja kembali dilontarkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akan memecat 40-60 persen PNS yang bertugas di Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta jika ketahuan 'main-mata' dengan wajib pajak.

Ahok menegaskan, dirinya tidak peduli target pajak yang telah ditetapkan dalam APBD 2015 tidak tercapai. Karena dengan adanya pengurangan pegawai dapat berpengaruh pada pemungutan pajak.

"Orang pajak yang ngeyel, kami akan buang 40-60 persen. Dinas Pelayanan Pajak butuh pegawai dua kali lipat dari saat ini. Kalau target pegawai tidak tercapai bagaimana? Ya tidak masalah, enggak apa-apa," tegasnya dalam acara Pengarahan Pejabat Eselon III dan IV di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (30/4).

Setelah dipecat, mantan Bupati Belitung Timur ini akan mengejar oknum warga yang tidak membayar pajak. Bahkan dia akan menutup rekening dan membuatnya bangkrut.

"Enggak bayar pajak, saya bikin bangkrut usaha Anda! Akan saya kejar sampai tutup usahanya. Begitu juga dengan pegawai pajak kami, saya tahu bagaimana anda bermain," tegasnya.

Ahok menambahkan, langkah ini diambil karena terlanjur mendapatkan rapor merah untuk tahun 2014. Di mana banyak target tidak tercapai, termasuk penerimaan daerah dari pajak.

"Sudah tanggung dapat rapor merah (dari DPRD). Ini sekalian kami coba untuk mengurangi pegawai 60 persen kalau anda-anda semua terus main," tutupnya. (mg/mrdk)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...