12 December 2019

2 Pekan Jelang UN Siswa Dibebaskan Memilih Mapel Pilihan

Konfrontasi - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan penekanan terkait konsep Ujian Nasional (UN) yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih satu mata pelajaran pilihan. Para siswa diharapkan memberikan pilihan mata pelajaran yang diinginkan dalam UN paling lambat dua pekan sebelum pelaksanaan ujian berlangsung.

Konsepnya sekolah mengkoordinir peminatan soal yang akan dipilih masing-masing siswa. Dengan begitu, ketika hari H pelaksanaan ujian, siswa sudah mendapatkan aplikasi soal sebagaimana yang telah dipilih.

“Jadi  enggak bisa mendadadak saat hari ujian. Karena sistem ujiannya adalah computer based test (CBT) nanti layar soal yang muncul sudah berdasarkan soal pilihan siswa,” papar Kepala Disdikpora DIY, Baskara Aji, akhir pekan lalu.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah tindak kecurangan yang dilakukan siswa. Pasalnya jika semua semua mapel bisa dibuka, siswa bisa ganti jenis soal sesuka hati

“Kalau mapel yang dipilih sebelumnya ternyata susah pasti siswa akan ganti jenis soal lainnya. Kan tidak baik. Ini juga mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab atas pilihannya,” paparnya.

Terkait kebijakan pilih sendiri mapel, siswa SMA bebas memilih satu mapel sesuai dengan jurusannya untuk melengkapi tiga mapel wajib dalam UN. Mapel wajib tersebut ialah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika.

Untuk mapel bebas pilih, siswa jurusan IPA memilih satu dari Kimia, Biologi atau Fisika. Siswa IPS memilih antara Geografi, Sosiologi atau Ekonomi. Dan jurusan Bahasa pilihannya Sastra Indonesia, Antropologi, dan bahasa asing.. (hrnDIY/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...