24 July 2019

16 Kementerian Jatah Parpol, Jokowi Gagal Haramkan Koalisi Tanpa Syarat

KONFRONTASI - Juru Bicara Koalisi Merah Putih, Tantowi Yahya mengatakan Presiden terpilih Joko Widodo gagal membuktikan koalisi tanpa syarat sebagaimana pernah diucapkan Jokowi saat kampanye pilpres lalu. Menurut Tantowi, 16 jatah kursi menteri untuk kader partai politik membuktikan kegagalan membangun koalisi tanpa syarat. "Ini sekaligus menjawab bahwa koalisi tanpa syarat tidak bisa dilaksanakan. Akhirnya, kabinet itu isinya ya harus kompromistis," ujar Tantowi, Selasa 16 September 2014 di Gedung DPR, Jakarta.

Menurut Tantowi, sebagai seorang presiden, Jokowi seharusnya realistis sejak kampanye, bahwa jabatan menteri memang harus diisi oleh kader partai. Sebab, seorang menteri akan berhubungan dengan lembaga politik.

"Jadi menafikan apalagi mengharamkan partai politik dalam sistem pemerintahan itu menurut saya tidak realistis. Jangan lagi kita membuat dikotomi bahwa seolah-olah kader dari partai politik itu tidak bermutu, tidak profesional, pasti korupsi dan seterusnya, itu belum tentu," tegas dia.

Presiden Terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla mengumumkan jumlah struktur kabinet pada pemerintahan mendatang di Rumah Transisi, Jakarta Pusat, Senin kemarin, 15 September 2014.

Dari hasil rapat koordinasi dengan tim, Jokowi memutuskan postur kabinetnya sebanyak 34 kementerian. Dengan komposisi dari kalangan profesional dan profesional partai politik.

"Yang nanti akan diduduki oleh pembagiannya oleh 18 profesional dan 16 profesional partai," kata Jokowi saat menggelar konferensi pers di Rumah Transisi.

Jokowi berharap 34 kementerian yang dia bentuk adalah kabinet kerja yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. [ian/vv]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...