25 February 2020

Penginjil Ikut Kecam Kontes Menggambar Nabi Muhammad

KONFRONTASI-Acara kontes menggambar nabi Muhammad di Texas, Garland, tak hanya dikecam oleh umat Islam tapi juga  oleh salah satu penginjil Kristen paling terkenal di dunia, Franklin Graham. Menurutnya, itu adalah kekeliruan besar yang jelas provokatif dan menyinggung umat beragama.

"Sebagai seorang Kristen, saya tidak suka kalau orang mengejek Tuhan dan Juru Selamat Yesus Kristus," katanya dilansir Fox, Rabu (6/5).

"Apa acara di Texas itu mengejek Islam. Saya tidak setuju dengan (mereka)" kata dia menambahkan.

Menurutnya, masyarakat saat ini, khususnya di Amerika Serikat, kurang dalam kesopanan beragama. "Saya pikir kita harus menunjukkan rasa hormat dan kesopanan," katanya.

"Kami harus menghormati satu sama lain...dan orang-orang yang memiliki kepercayaan berbeda (dari iman saya), saya tidak akan mengejek mereka," kata dia menegaskan.

Kendati demikian, Graham juga mengutuk elemen radikal menyerang orang-orang dalam acara tersebut. Menurutnya, Amerika Serikat harus menempatkan perhatiannya dari mereka yang datang dari jaringan-jaringan teroris.

"Ini juga salah memilih kekerasan," katanya.

"Muslim tidak memiliki hak untuk pergi sekitar menembak orang karena seseorang mengolok-olok mereka. ... Kita tidak harus membiarkan imigrasi ke negara ini dari setiap negara yang memiliki sel-sel teroris yang aktif. "

Hanya Selasa, Graham ditimbang di atas penembakan Texas dengan posting Facebook mengatakan dewa Islam bukanlah "Tuhan dalam Alkitab," atau Kristen.

"Bukti Alkitab" sekarang tersedia dan mencakup, selain versi King James, puluhan artikel memperluas jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti mengapa ada penderitaan, penjelasan tentang apa yang Muslim percaya dan fakta-fakta ilmiah ribuan ditulis sebelum manusia menemukan mereka.

"Salah satu pria bersenjata Muslim di Garland, Texas, mengatakan ia datang ke sana untuk mati, percaya bahwa ini menyenangkan Tuhan dan ia akan masuk surga," tulis Graham. "Dewa Islam dan Tuhan dalam Alkitab tidak sama." Salah satu perbedaan utama? "Dewa Islam ingin Anda mati untuk dia," katanya.

William Franklin Graham III, lahir 14 Juli 1952, yang dikenal sebagai Franklin Graham, adalah seorang penginjil Kristen Amerika dan misionaris. Dia adalah presiden dan CEO dari Billy Graham Evangelistic Association (BGEA) dan Purse Samaria, sebuah organisasi bantuan Kristen internasional.[mr/rol]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...