24 July 2019

Ketika Islam Merambah Tanah Bayan: Page 2 of 2

Islam Masuk

Blog http://maspanjipatria.blogspot.com atau Kedatuan Sasak Lombok, menguatkan bahwa masuknya Islam di Lombok khususnya tidak terlepas dari peran Sunan Prapen (1548-1602) dan salah seorang Murid Syeikh Siti Jenar bernama Kebo Kanigoro yang dikenal dengan nama Sunan Pengging datang ke Lombok.

Pada 1510 Kebo Kanigoro yang lahir tahun 1472 menurut babad Tanah Jawi, datang ke Lombok dan menikah dengan putri dari Kerajaan Purwadadi Lombok bernama Dewi Kencana Sari dan dia dikenal dengan nama Sunan Pengging.

Sunan Pengging menyebarkan agama Islam di daerah Purwa, Pujut dan pindah ke Bayan tahun 1517 dan di Bayan Sunan Pengging dikenal dengan nama Pangeran Mangkubumi.

Sunan Pengging menanamkan tentang prinsip dasar diterima dari gurunya Syeikh Siti Jenar Wetu Telu ketika masih di Jawa

Dalam blog itu juga menyebutkan agama Islam menjadi agama negara di Kedatuan Bayan pada tahun 1515 M dan pertama memeluk agama Islam dari kalangan keluarga Datu Bayan adalah Titi Mas Supakel.

Jika mengacu kepada kepercayaan masyarakat Adat Bayan itu, bahwa yang menyempurnakan keislaman mereka adalah Syekh Abdul Razak setelah sebelumnya ada kedatuan Islam atau kerajaan Islam di Bayan dengan pimpinan Datu Slam itu.

Apakah mungkin Syekh Abdul Razak itu merupakan Kebo Kanigoro atau Sunan Pengging yang pindah ke Bayan sesuai tulisan dalam Blog http://maspanjipatria.blogspot.com.

Sedangkan dalam Babad Lombok menyebutkan bahwa Sunan Prapen meninggalkan Raden dari Sumuliya dan Raden Salut untuk bertanggung jawab mempertahankan Islam di Lombok.

Atau apakah Syekh Abdul Razak itu merupakan Raden dari Sumuliya? Menarik untuk dibahas dan dikaji siapa sebenarnya Syekh Abdul Razak yang dipercaya oleh masyarakat adat Bayan sebagai seorang wali penyebar Islam.(mr/tar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...