10 December 2018

Inilah Seruling Kearifan untuk Kehidupan Sementara

Oleh: Dr.H. Maman SW. SpOG

 

 

 

1. SERULING KEARIFAN Dr. H. Maman S.W. SpOG 17 September 2013
2. Sabda Rosulullah 1. Hidup di dunia bagaikan musafir yang hanya sekedar singgah 2. Jadilah tamu Allah yang baik 3. Hiduplah dengan kehidupan yang penuh manfaat Sabda Rosulullah singkat, padat dan sempurna, karena penuh makna
3.  Sebagai tamu harus punya tata-krama  Sopan santun kepada Allah  Manusia mengemban tugas di muka bumi sebagai khalifah dan sebagai wali Allah  Hidup harus bermanfaat bagi sesama umat  Jangan menyusahkan orang lain  Namun karena nafsu … serakah …  justru merugikan orang lain
4. Konon kabarnya wahyu turun kepada Rosulullah diawali dengan suara-suara  Suara gemuruh yang menakutkan  Suara dengung lebah  Suara lonceng  Suara seruling
5.  Itulah suara seruling kebenaran  Itulah suara seruling kearifan…  Itulah suara seruling kebijaksanaan  Musik surgawi yang sangat indah …
6.  Kemudian Rosulullah meniupkannya keseluruh penjuru dunia  Siapapun yang bisa mendengarnya, niscaya dia akan menjadi umat yang berbahagia, tenang, tentram, damai, tidak merasa duka cita dan ketakutan … ikhlas- ridho…Bebas merdeka…  Tidak terpasung sampah-sampah kehidupan…Tidak terpaku nafsu duniawi
7. Kenapa demikian …??? Karena …  Mereka telah melihat Cahaya Kebenaran ...  Kita tidak tahu Cahaya itu dari mana datangnya dan kemana perginya …  Namun Cahaya itu ada dimana-mana  Di dalam kuil, di pagoda tua, di vihara, di dalam gereja maupun di dalam masjid
8.  Cahaya itu merupakan Essensi Hakiki  Cahaya itu adalah Hakikat Keberadaan ….  Cahaya itu adalah EksistensiYang Hakiki …
9.  Setiap umat yang telah melihat Cahaya Kebenaran berada dimana-mana …  Maka kebijaksanaannya pun semakin luas terbuka … serta semakin sadar …  Semakin mengerti Sistem Universal … dan …  Rahasia dari seluruh penciptaan …
10.  Menyadari : Innallaha ala kuli syaein muhit … Sesungguhnya Allah meliputi segalanya …  Menyadari bahwa kita berada di dalam-NYA  Menyadari kita berada dalamTuhan  Timur dan Barat milik Allah … kemanapun kita menghadap disanalah Wajah Allah …
11.  Akhirnya menyadari bagaimana rasanya bisa menyatu dengan Sang Pencipta ..  Dan bersaksi bahwa semua ciptaan adalah satu … sesungguhnya agama kamu satu … Tuhan kamu danTuhan aku adalahTuhanYang Satu …TiadaTuhan selainYang Disembah – bahasa Arabnya AL ILLAH … ALLAH …
12.  Menyadari bahwa namaTuhan yang sebenarnya tidak bisa diucapkan dan tidak bisa dituliskan  Allah artinyaYang Disembah, bukan nama …  Kita bebas menyebut dan memanggilTuhan dengan nama apa saja yang baik-baik …  Yang disembah bukan NamaNya tapi DzatNya  Akhirnya menyadari bahwa apapun nama agamanya, mengajarkan hal yang sama …
13.  Semua agama mengajarkan tentang FITRAH  Yang sudah terprogram di dalam hati nurani setiap umat manusia  Fitrah itu tidak pernah berubah … Kata Qur’an
14.  Fitrah itu keimanan, ketakwaan, kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih- sayang, kesabaran, keikhlasan serta berserah diri kepada Allah Sang Pencipta …  Itulah yang disebut Islam…Kata Rosulullah  Semua agama mengajarkan tentang fitrah  Semua agama mengajarkan tentang Islam…
15.  Tata cara untuk mencapai puncak spiritual pun sama yaitu dzikir atau meditasi …  Apapun nama agamanya, hasil akhir dari keimanan adalah sama…!!!  Baik secara fisik maupun secara metafisik …
16.  Secara fisik melalui pemeriksaan laboratorium darah, rekaman EEG, rekaman aura,sehat dan cerdas IQ dan ESQ-nya, dimudahkan segala urusannya, kehidupannya yang sukses  Secara metafisik jiwanya tenang, perilakunya terkendali, mencapai fana dan kasyaf … bahkan mencapai mi’raj … Out Of Body Experience …
17.  Pelajaran lainnya hanya rincian peristiwa sejarah atau hal-hal yang terjadi saat itu  Tentang perang, kefasikan- kemunafikan, hukum waris, hukum nikah, perjanjian dagang, dsb yang berhubungan dengan masalah kehidupan duniawi
18.  Urusan dunia engkau lebih tahu, tata cara beribadah ikutilah caraku, kata Rosulullah  Kenapa kita tidak mengikuti tata cara beliau sewaktu di guha Hiro ???  Waktu itu belum ada Al Qur’an dan tata cara sholat seperti sekarang …  Apa yang dilakukan beliau di guha Hiro…???  DZIKIR…MEDITASI…!!!
19. Kata Qur’an  Dzikir lebih utama  Berdzikir sebanyak-banyaknya agar sukses  Agar diberi kedudukan yang kokoh  Dikeluarkan dari kegelapan  Diberi kecukupan dan …  Rizki yang tidak di duga  Dimudahkan segala urusan  Dihapus semua kesalahan  Diberi pahala yang berlimpah
20. Dzikir menurut Rosulullah  Sebagai pembersih qolbu  Jalan terdekat kepada Allah  Mati sebelum mati agar kesadaran ruhnya bangkit  Kenapa dzikir tidak di bakukan sejak dini…???
21.  Kesadaran Ruh adalah kesadaran sejati  Ruh yang bisa berkomunikasi dengan Allah, karena Ruh berasal dari Dzat Allah …  Setelah Aku sempurnakan kejadiannya, Aku hembuskan Ruh-Ku kepadanya…  Al Hijr 15:29  Ash Shad 38:72
22.  Ruh berasal dari Dzat Allah …  Ruh tetap suci tidak terkena polusi …  Hanya Ruh Suci yang bisa berkomunikasi dengan AllahYang Maha Suci  Firman Allah : “ Bukankah aku Tuhanmu” Para Ruh menjawab :  “ Benar kami bersaksi”.  ( Al a’raff 7:172 )
23.  Oleh karena itu menurut para sufi, dzikir- meditasi hukumnya wajib  Sebagai penjabaran, pelaksanaan, penghayatan Rukun Islam yang pertama. Pertanyaannya adalah : Kenapa dzikir tidak dibakukan sejak dini…???
24.  Menurut Al Qur’an, hanya ada satu agama, yaitu Islam-fitrah yang sudah terprogram di dalam hati nurani setiap manusia …  Fitrah itu tidak pernah berubah …  Bila kita menyadari bahwa di dunia ini hanya ada satu agama … maka kitapun sadar bahwa di dunia ini hanya ada satu masjid tempat bersujud kepada Allah …
25. Itulah masjid pencerahan…!!! Bukan Masjidil Haram …  Karena tidak dibuat dari batu bata  Masjid yang dibuat atas dasar keimanan dan ketakwaan, kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih sayang , kesabaran dan keikhlasan serta berserah diri kepadaTuhan… Di dalamnya Ruh bersujud sejak dalam kandungan.. Sejak hari pertama kita dilahirkan …
26.  Dan ada yang mendirikan mesjid untuk menimbulkan bencana, untuk kekafiran dan untuk memecah belah…, untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan RosulNya sejak dahulu. Mereka dengan pasti bersumpah : Kami hanya menghendaki kebaikan. Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta  ( At – Taubah 9 : 107 )
27.  …, untuk menunggu kedatangan orang- orang yang telah memerangi Allah dan RosulNya sejak dahulu…  Berarti sudah terjadi peperangan antara kaum musrikin jahiliyah dan Rosulullah pemimpin kaum muslimin…  Ayat tersebut tidak menyatakan kaum Nasrani…  Apakah perang badar…???
28.  Janganlah engkau melaksanakan sholat dalam mesjid itu selama-lamanya. Sungguh masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya …  ( At Taubah 9 : 108 )
29.  Apakah Allah melarang sholat di Masjidil Haram…???  Saya tidak bisa menjawabnya…!!!  Silahkan cari sendiri jawabannya…!!!
30.  Katakanlah : Bagaimana pendapatmu jika itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh  ( Fushshilat 41 : 52 )
31.  Maka siapakah yang lebih jahat dari orang- orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling dari pada-nya ??? Akan Kami beri ganjaran mereka yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan seburuk-buruknya siksaan ( Al An’am 6 : 157 )  wawww… ane ngeri bro… !!!
32.  Dan kamu pasti akan mengetahui  ( kebenaran ) keterangan ( Al Qur’an ) setelah beberapa waktu lagi  ( Shad 38 : 88 )  Ya Allah…  Apakah tanda-tandanya…???  Malapetaka…??? bencana alam …???
33. Hadits Qudsi  Aku tidak berada di bumi,  Aku tidak berada di langit, tapi…  Aku berada di dalam hati orang-orang yang beriman
34. Hadits qudsi  Di dalam setiap rongga anak Adam, Aku ciptakan suatu mahligai yang disebut dada, dalam dada ada qolbu, dalam qobu ada fuad, dalam fuad ada syagofa,  dalam syagofa ada sir …  di dalam sir ada Aku …
35.  Kolbu mukmin baitullah …  Itulah Rumah-Nya …  Itulah Masjid-Nya …  Buatan Allah sendiri  Yang harus dijaga dan dibersihkan …  Pembersihnya adalah dzikir-meditasi …  Di dalamnya Ruh bersujud … menyebut Nama- Nya, bertasbih pagi dan petang … sejak hari pertama dilahirkan … sejak dalam kandungan ibu… bahkan sejak masih di alam arwah…
36.  Karena sebelum dilahirkan Ruh sudah bersyahadat ketika Allah berfirman : Bukankah AkuTuhan-mu.??? Para Ruh menjawab : Benar kami bersaksi … (Al-A’raf 7: 172)  Setelah Aku sempurnakan kejadiannya maka Aku hembuskan Ruh-Ku … maka Ruh masuk ke dalam jasmani…  (Al Hijr 15:29 … Ash Shad 38:72 )
37.  Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana awwalul muslimin  Tiada sekutu bagiNYA dan itulah yang diperintahkan kepadaku dan …  aku sejak awal sudah berserah diri…  ( AL AN’AM 6 : 163 ).  Sejak di alam arwah.. Sejak dalam kandungan.. Sejak hari pertama dilahirkan
38.  Kolbu mukmin bersih,di dalamnya tidak ada ruang kebencian…  Apapun yang kita benci di dalamnya ada rahasia Allah…  Siapapun yang mengikuti hawa nafsunya, maka dia jauh dariTuhan, sekalipun dia beragama Islam  Siapapun yang mencampakkan hawa nafsunya, maka dia dekat denganTuhan sekalipun dia beragama nasrani
39.  Kata Qur’an iblis adalah musuh yang nyata  Kata Musasi musuh adalah guru yang sedang menyamar, pelajari jurus-jurusnya..  Jurus iblis… adalah hawa nafsu …
40.  Bila kita menghadapi apapun dengan nafsu maka kita sudah terperangkap jurus iblis  Nafsu adalah dosa sirik tersembunyi …  Hindari iblis dengan kebersihan hati …!!!
41.  Dalam ke-esaanNYA Allah memiliki dua sifat yang saling bertentangan  1. Sifat Jamal (Terang, malaikat, barokah )  2. Sifat Jalal ( Gelap, iblis, musibah )  Beriman kepada Allah jangan setengah- setengah  Sifat Jamal dan Jalal harus diimani secara seimbang ….
42.  Sifat Jalal Allah harus kita imani sebagaimana kita mengimani sifat Jamal  Oleh karena itu iblis bukan harus dibenci dengan hawa nafsu tapi harus dihindari melalui kebersihan hati…  Apapun yang kita benci di dalamnya ada rahasia Allah ….
43.  Kita bisa menilai sendiri :  Bila ada penceramah dengan berapi-api menghujat umat lain, menganggap orang lain kafir, bahkan menghalalkan darahnya…  Bila ada LSM - Organisasi Masa yang merasa diri paling suci, paling islami,paling benar… merasa waaahhh… karena polisipun tak berkutik … menghadapi mereka…  Menurut lo gimana Bro…???
44.  Memang sulit untuk merubah pola pikir yang sudah terprogram sejak kecil… otaknya sudah terpasung… oleh egonya  Tidak memahami bahwa apapun yang kita benci, di dalamnya ada rahasia Allah  Tidak memahami bahwa semua agama mengajarkan tentang fitrah…  Semua agama mengajarkan tentang islam
45.  Lebih baik kita istigfar…  Hindari hawa nafsu,  hindari kekerasan… agar tidak terjebak jurus iblis seperti mereka …  sungguh kasihan… islamnya islam semu…  Tidak menyadari bahwa semua agama mengajarkan tentang islam – fitrah…  apapun nama agamanya…
46.  Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah akan menanamkan dalam (hati ) mereka rasa kasih sayang  ( Maryam 19 : 96 )  Siapapun orangnya.. bila belum beramal soleh dan belum memiliki rasa kasih sayang.. belum pantas dinyatakan beriman...
47.  Kata qur’an : Sesungguhnya Islam itu lembut dan dinamis… memaafkan jauh lebih baik…  Semua agama mengajarkan tentang fitrah, tentang islam yaitu :  Keimanan-ketakwaan.. kesucian.. Kedamaian, keselamatan, kasih- sayang, kesabaran-keikhlasan dan berserah diri kepada Tuhan…
48.  Tata cara untuk mencapai puncak spiritual juga sama yaitu melalui dzikir-meditasi  Apapun agamanya hasil akhirnya sama  Sabda Rosulullah :  Urusan dunia engkau lebih tahu…  Tata cara beribadah ikutilah caraku  Ikuti cara beliau di guha Hiro…  Dzikir - meditasi
49.  Siapapun yang mampu mendengar Seruling Kebenaran, Seruling Kearifan, Musik Surgawi yang ditiupkan Rosulullah niscaya dia akan :  Mengenal jati dirinya …  MengenalTuhannya … Guru Sejatinya …  Memahami Kitab-Nya … Kitab Mulia …  Kitab Sejati tanpa tulis  Tidak akan salah cetak
50. Sabda Rosulullah 1. Barang siapa mengenal dirinya maka dia mengenalTuhannya 2. Barang siapa mengenalTuhannya maka dia merasa dirinya bodoh 3. Barang siapa mencariTuhan keluar dari dirinya sendiri maka dia akan tersesat semakin jauh
51. Pertanyaannya adalah  Kenapa sabda Rosulullah ini tidak pernah muncul kepermukaan ???  Adakah keberanian para ulama, para ustad untuk mengupas hal tersebut ???  Ataukah memang harus disembunyikan agar umat Islam tetap blo-on ..  Bila itu bukan Hadits Rosulullah, kenapa itu dipopulerkan oleh Al Ghazali …???
52.  Katakanlah : Bagaimana pendapatmu jika itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh  ( Fushshilat 41 : 52 )
53.  Maka siapakah yang lebih jahat dari orang- orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling dari pada-nya ??? Akan Kami beri ganjaran mereka yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan seburuk-buruknya siksaan ( AL AN’AM 6 : 157 )
54. ALLAH BERFIRMAN  Dan kamu pasti akan mengetahui (kebenaran) keterangan ( Al Qur’an ) setelah beberapa waktu lagi  ( SHAD 38 : 88 )
55.  Maka siapakah yang lebih jahat dari orang- orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling dari Pada-Nya ??? Akan Kami beri ganjaran mereka yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan seburuk-buruknya siksaan  ( AL AN’AM 6 : 157 ).
56.  Sabda Rosulullah :  Bacalah kitab yang kekal yang berada di dalam dirimu …  Kitab apaan Bro… ???
57. FirmanAllah  Ayat-ayat kami di segenap penjuru dan di dalam diri mereka  Di dalam dirimu apakah engkau tidak memperhatikan  Dia ( Allah ) memberi petunjuk ke dalam hatinya
58. FirmanAllah  Dialah Jibril yang menurunkan Al Qur’an kedalam hatimu …  Al qur’an adalah ayat-ayat yang nyata di dalam hati orang-orang yang diberi ilmu  Al Qur’anYang Mulia berada dalam tempat yang terpelihara, tidak tersentuh kecuali oleh mereka yang tersucikan
59.  Itulah KitabYang Kekal …  Itulah Kitab Sejati di dalam diri  Hukum-hukum Allah sudah terprogram dalam hati nurani masing-masing  Namun tertutup nafsu …  Harus di instal ulang melalui wahyu para nabi …mencapai puncaknya pada zaman Rosulullah Muhammad saw
60. Langkah pertama pelajari Adz-Dzikir  Adz-Dzikir adalah Al Qur’an  Al Qur’an adalah An Nuur  Bila makrifat kepada Dzat ingin kau dapat, lepas aksara galilah makna …  Jangan terpaku pada bentuk. Bila kau bijak ambilah mutiara dari cangkangnya…  Tutup semua Kitab …
61. Langkah berikutnya :  Katupkan bibirmu … tutup matamu … sumbat telingamu… buka mata hatimu … Allah akan menampakkan Cahaya-Nya …  An Nuur adalah Allah …  Allah Sumber Firman …  Allah Kitab Mulia, Kitab Sejati tanpaTulis  Kitab sejati di dalam diri  Allah Guru Sejati di dalam diri …
62.  terungkaplah …pengetahuan yang tidak kita peroleh di bangku sekolah… kata Rumi  Melihat Cahaya - NYA  Suatu pengalaman spiritual …  Yang aktual dan autentik …  Mari kita coba …!!!
63.  Sudah saatnya kita mulai mencari dan mengenal Allah…  Dengan hati yang bersih, tanpa hawa nafsu  Perjalanan dari alam lahiriyah ke alam bathiniah … bukan ke mekah …  Tidak hanya sekedar sholat lima waktu…  Dzikir tahap demi tahap … Untuk mencapai Iman … islam … ikhsan …  Agar sempurna keberagamaan kita …
64. Terima kasiiieeeh  Kepada semuanya,  terutama teman-teman dari Grup Meditasi Suma Ching Hai di Cirebon, atas saran dan masukkannya dalam penulisan makalah ini…
65. Wassalam….w.w.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...