19 November 2019

Tuntut Referendum Baru Brexit, Puluhan Ribu Orang Padati Jalanan London

KONFRONTASI-Puluhan ribu orang turun ke jalan di London pada Sabtu siang (19/10), untuk menuntut suara rakyat mengenai kesepakatan akhir Brexit.

Demonstran berkumpul di Marbel Arch dan berpawai melalui London Tengah untuk memenuhi Parliament Square saat anggota Dewan Perwakilan Rakyat berkumpul pada hari pemungutan suara bersejarah.

Demonstrasi itu adalah salah satu protes terbesar anti-Brexit yang telah disaksikan negeri tersebut saat warga dari seluruh negeri itu mendatangi London untuk menyuarakan penentangan mereka terhadap Brexit.

"Little England mau keluar dari EU; Inggris Raya tak mau keluar dari EU," kata Jeremy, seorang pensiunan manager proyek.

Neil, seorang profesor dari University of Sheffield, mengatakan kepada Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad, ia bergabung dalam protes "untuk mendesak Parlemen dan pemerintah agar berpikir bahwa Inggris milik Eropa".

Satu kelompok kecil orang yang mendukung Inggris keluar dari blok tersebut juga menggelar demonstrasi.

Anggota Parlemen dari bermacam partai oposisi menyampaikan pendapat mereka di satu panggung di Parliament Square.

Anggota Parlemen sebelumnya memberi suara bagi perubahan kesepakatan baru Brexit yang diajukan Perdana Menteri Boris Johnson, yang memaksa dia meminta perpanjangan dari EU sampai peraturan legislatif terkait disahkan.

Pemungutan suara itu menunda pemungutan suara yang berarti mengenai kesepakatan yang telah Johnson capai dengan EU pekan lalu.

Pemerintah mengatakan akan membawa rancangan undang-undang kepergian ke Parlemen paling cepat Senin. 

Demonstrasi tersebut diselenggarakan oleh satu kelompok gerakan anti-Brexit, seperti People's Vote Campaign, Another Europa is Possible, LabourSay, dan Our Future Our Choice.[mr/tar]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...