Putin-Kerry Adakan Pembicaraan Dalam Upaya Perbaiki Hubungan

Konfrontasi - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengadakan pembicaraan empat jam pada Selasa (12/5) sementara dua negara itu mencari cara-cara untuk bekerja sama setelah hubungan keduanya memburuk.

Lawatan Menlu AS ke Rusia itu sejak krisis Ukraina pecah di penghujung 2013 tidak menghasilkan persetujuan penting, tetapi lawatan Kerry sendiri dan adanya suatu perubahan sikap dilihat sebagai tanda-tanda kesediaan negara-negara itu untuk memperbaiki hubungan.

"Pertemuan hari ini membuat kami memahami masing-masing," kata Menlu Rusia Sergei Lavrov kepada wartawan setelah pembicaraan yang jarang terjadi dan memungkinkan Putin dan Kerry dapat saling bertatp muka.

Pembicaraan tersebut antara lain bertalian dengan Ukraina, Suriah dan Iran, di kota Sochi, kawasan resor di Laut Hitam.

Kerry dalam Twitter-nya menyebut pertemuan dengan Putin "terbuka" dan "produktif".

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih Presiden Obama atas kesediaan Rusia terlibat dalam diskusi ini pada saat pertukaran pandangan sulit diadakan," kata Kerry setelah pertemuannya dengan Putin dan pembicaraan lainnya selama empat jam dengan Lavrov.

"Tak ada pengganti pembicaraan langsung bagi para pembuat keputusan penting, khususnya pada saat perubahan begitu cepat dan kompleks seperti ini." Kedua diplomat itu mengatakan Moskow dan Washington hendaknya meneruskan dialog untuk mencoba menyelesaikan perbedaan-perbedaan mereka.

Hubungan antara Moskow dan Washington terganggu ketika Rusia menguasai Semenanjung Krimea di bagian selatan Ukraina pada awal 2014 dan dituding mendukung para separatis di bagian timur Ukraina.

Kerry mengunjungi Sochi setelah Obama mencerca parade militer besar Rusia untuk memperingati kemenangan Soviet atas Nazi Jerman pekan lalu.

Sebelum pertemuan itu, Kerry dan Lavrov meletakkan karangan bungan di Taman Makam Pahlawan Perang Dunia II. (rol/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA