Menlu Amerika Akan Kunjungi Sekolah Yang Diserang Taliban

Konfrontasi - Menlu Amerika Serikat John Kerry dijadwalkan untuk mengunjungi satu sekolah di barat laut Pakistan yang merupakan tempat pembantaian Taliban, kata seorang pejabat tinggi Pakistan, Senin (12/1).

"Kami mendengar Anda berencana untuk mengunjungi Peshawar dan sekolah itu," kata Sartaj Aziz, penasehat keamanan nasional Perdana Menteri Nawaz Sharif, mengatakan kepada Kerry tak lama setelah ia tiba untuk kunjungan dua hari tanpa pemberitahuan ke Negara itu.

Sementara itu, sekolah yang terletak di baratlaut kota Pakistan, Peshawar, Senin pagi telah dibuka kembali untuk pertama kali sejak serangan Taliban yang membantai 150 orang, terutama anak-anak. Sehingga membuat anak-anak masih merasa tercekam atas kejadian tersebut.

Serangan yang terjadi pada 16 Desember di Sekolah Umum Angkatan Darat di Peshawar oleh kelompok bersenjata dan pembom bunuh diri, dan memicu serangan nasional, bahkan di negara menggunakan militansi tingkat tinggi, sehingga pemerintah bergerak menghapuskan moratorium mengenai hukuman mati dan membentuk pengadilan militer.

Di seluruh negeri, sekolah-sekolah itu masih ditutup yang diperpanjang liburan musim dingin saat militer meningkatkan keamanan.

Setidaknya 20 tentara terlihat di titik masuk utama Sekolah Umum Angkatan Bersenjata, dengan gerbang keamanan bandara dipasang di depan.

Dari 150 korban tewas dalam serangan yang paling mematikan yang pernah terjadi di Pakistan, 134 adalah anak anak. (rol)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA