Jurnalis asing berharap dokumen KAA ditaati

BANDUNG, KONFRONTASI -- Beberapa jurnalis asing yang meliput acara puncak Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, Jumat, mengharapkan tiga dokumen hasil konferensi dapat diimplementasikan dan ditaati oleh semua negara peserta.

Tai Beiping dari Xinhua News Agency berharap tiga dokumen hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika di Jakarta dan Peringatan 60 Tahun KAA benar-benar mampu diaplikasikan dengan taat oleh negara-negara yang menyetujuinya.

"Konferensi semacam ini memberikan kesempatan bagi banyak negara, terutama negara-negara Afrika, agar suara dan aspirasi mereka dapat didengar oleh seluruh dunia, terutama oleh Barat," katanya.

Untuk membantu mewujudkan hal tersebut, dia beserta tim peliputan dari Xinhua bertekad untuk membuat dan mendistribusikan banyak berita.

"Ini kesempatan besar untuk memajukan Asia dan Afrika, sesuai dengan komitmen yang disampaikan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping," ucapnya.

Presiden Tiongkok Xi Jinping berkomitmen memberikan 100.000 pelatihan bagi negara-negara berkembang di Asia-Afrika dalam kurun waktu lima tahun.

Pidato Xi sebagian besar membahas pentingnya kerja sama ekonomi Asia Afrika dan partisipasi negara-negara maju dalam pembangunan global untuk mencapai pertumbuhan yang merata.

Presiden Xi juga menyebutkan bahwa inisiatif pembentukan Bank Pembangunan Infrastruktur dan Investasi Asia (AAIB) merupakan salah satu bentuk komitmen Tiongkok terhadap kemajuan yang lebih adil dan inklusif.

Sementara itu, Direktur Penyuntingan kantor berita Mesir MENA (Middle East News Agency) Khaled Ghobashy juga mengharapkan semua dokumen hasil konferensi dapat diaplikasikan.

"Kita tentu ingin melihat sepak terjang para pemimpin Asia-Afrika dapat membuahkan hasil. Seperti Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya kesetaraan di dunia," ucapnya.

Khaled juga mengapresiasi dokumen terkait dukungan terhadap Palestina.

"Dokumen tersebut membuat kita seolah-olah ikut mengekspresikan perasaan rakyat Palestina dalam hati dan pikiran kita," katanya.

Peringatan 60 Tahun KAA yang diselenggarakan pada 19-24 April 2015 melahirkan tiga dokumen utama, yaitu Bandung Message, Deklarasi Penghidupan Kembali Kemitraan Strategis Asia-Afrika Baru (NAASP), dan Deklarasi Dukungan Kemerdekaan Palestina.  (antara/41)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA