22 January 2020

Enam Imigran Terluka dalam Penembakan di Italia

Konfrontasi - Seorang pria yang membungkus diri dengan bendera Italia menembak setidaknya enam orang asing berkulit gelap. Penembakan terjadi di Macerata, Italia tengah.

Menurut surat kabar Il Resto del Carlino, pria berusia 28 tahun itu melepaskan tembakan pertamanya di kawasan Via dei Velini. Ia kemudian mengendarai mobil Alfa Romeo 147 hitam ke sekitar pusat kota dan menembaki imigran.

Semua korban sudah dirawat di rumah sakit, walaupun hanya satu yang dikabarkan terluka parah di bagian perut. Il Resto del Carlino melaporkan bahwa tujuh orang terluka, namun harian La Repubblica mencatat jumlah korban hanya enam.

"Orang-orang yang terluka adalah warga negara asing," kata polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip The Local, Minggu 4 Februari 2018.

Penembakan terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat, ynag berlanjut sekitar dua jam sampai pria tersebut akhirnya ditangkap polisi. Pelaku meninggalkan mobilnya di dekat tugu peringatan perang di kota tersebut.

Setelah meninggalkan mobil, pria itu menaiki monumen tersebut dan melakukan penghormatan ala fasis 'Romawi.'

Polisi telah merilis foto pria berkepala gundul itu yang badannya diselimuti bendera Italia.

La Repubblica melaporkan, pelaku pernah mengajukan diri sebagai kandidat untuk Liga Utara Italia dalam pemilihan umum kota tahun 2017. Bahkan ia pernah berfoto bersama dalam manifesto pesta di samping kandidat Luigi Baldassarri. 

Media lokal menghubungkan serangan tersebut dengan pembunuhan seorang gadis berusia 18 tahun yang mayatnya ditemukan dalam dua koper pada Rabu lalu. Polisi menahan pria Nigeria atas pembunuhan tersebut.

Pemerintah kota setempat menyerukan peringatan sekitar pukul 12 malam, mengimbau warga untuk tinggal di rumah masing-masing sampai "situasi berbahaya" mereda. (mtv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...