Alamak, Anggota Kongres AS Ini Gunakan Dana Kampanye untuk Beli Game

KONFRONTASI-Seorang anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dari California, Duncan D. Hunter telah mengaku bersalah menggunakan dana kampanyenya untuk membeli game senilai lebih dari USD1.300 (sekira Rp18 juta) dari toko game digital Steam, dan untuk membeli barang-barang dan hiburan lainnya.

Mungkin besaran penyalahgunaan dana publik itu dinilai tidak seberapa, namun ternyata Hunter mengakui menggunakan total USD150.000 (sekira Rp2,1 miliar) dana kampanyenya. Itu berarti hanya sekira satu persen yang diselewengkan untuk hobi gamenya, sementara sisanya digunakan untuk berbagai hal lainnya termasuk membeli tiket pesawat untuk sepasang kelinci peliharaan keluarganya.

Berdasarkan keterangan pers Departemen Kehakiman AS, dalam dakwaannya, Hunter dan istrinya mengaku bersalah karena menggunakan dana kampanye untuk hal-hal mulai dari yang biasa sampai yang mewah.

"Keluarga Hunter mencuri uang dari kampanye untuk barang-barang yang tidak penting seperti makanan cepat saji, tiket film, dan sepatu kets, barang sepele seperti video game, set Lego, dan Playdoh; dan pengeluaran biasa seperti belanjaan, makanan anjing, dan utilitas," demikian disampaikan dalam pernyataan itu sebagaimana dilansir Tech Times.

Selain menggunakan dana untuk hal-hal dasar, pasangan itu juga menggunakan uang tersebut untuk transaksi yang "memanjakan diri seperti hotel mewah, liburan ke luar negeri dan tiket pesawat untuk kelinci peliharaan keluarga mereka, Eggburt dan Cadbury."

Hunter pertama kali disorot pada 2016 ketika gaya hidup mewah keluarganya dipertanyakan mengingat meningkatnya hutang keluarga. Gaya hidup mewah ini termasuk lebih dari USD1.300 pembelian game dari Steam yang dibuat Hunter. Investigasi yang berhasil menjelaskan bahwa Hunter dan istrinya menggunakan dana tersebut untuk lebih dari sekadar game dari Steam.

Dia telah menjadi bagian dari Kongres AS sejak 2008 sebagai anggota Partai Republik. Putusannya akan membuatnya meninggalkan DPR untuk pertama kalinya sejak ia terpilih untuk menjabat.

Selain pemecatannya dari Kongres AS, Hunter juga mungkin menghadapi hukuman lima tahun penjara dan denda USD250.000.[mr/okz]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA