25 November 2017

Wow, Nasi Poligami Ini Nikmatnya Luarbiasa, Maklum Dipoligami..

KONFRONTASI  -   Poligami yang satu ini berbeda dengan poligami yang ditakuti kaum hawa. Poligami ini justru banyak diminati.

Kenapa bisa? Ya, karena ini Nasi Poligami. Adalah Hasan, sang pemilik warnas itu sengaja menamai lapak usahanya dengan nama “nasi poligami”.

“Saya namai poligami karena mengcombain dua jenis nasi. Yakni nasi tutug oncom dan nasi bakar,” ungkap Hasan, pemilik warnas poligami ditemui di warnasnya Jalan Ipik Gandamanah, Munjul Jaya, Purwakarta, Jumat (6/1).

poligami-nasi

Hasan pemilik Warung Nasi Poligami

Nasi poligami merupakan perpaduan antara nasi bakar yang gurih wangi dan nasi tutug oncom yang rasanya khas. Dijamin akan mengundang selera bersantap makan anda.

Menurut Hasan, meski baru dibuka namun kedainya sudah banyak dikunjungi konsumen dan memiliki pelanggan.

Nasi bakar hasil racikan tangan Hasan bersama istrinya ini memiliki beberapa varian pilihan. Di antaranya Nasi Bakar Isi Ayam, Nasi Bakar Isi Ati Ampela, dan Nasi Bakar Tumis Teri.

Ia menambahkan, munculnya ide membuat Nasi Poligami berawal ketika salah satu pembeli ingin menikmati Nasi Bakar dan Nasi Tutug Oncom dalam satu paket pesanan.
“Ide membuat Nasi Poligami secara spontan. Awalnya ada permintaan dua paket Nasi Bakar dan Nasi Tutug Oncom, hingga muncul kalimat Poligami,” jelas Hasan.

Dalam sehari, Hasan mengaku bisa melayani 30 hingga 50 langganannya. Bahkan di hari libur bisa mencapai lebih dari 50 konsumen. “Harga paket Nasi Poligami bervariatif tapi dijamin terjangkau, tergantung dari pilihan menu Nasi Bakar dan menu tambahan lainnya,” ungkapnya.

Istimewanya, Hasan menggratiskan bagi konsumen yang tengah berpuasa Senin – Kamis dan anak yatim piatu. “Ini kan berbisnis bisa juga sambil ibadah. Jadi bagi anak yatim piatu dan berpuasa Senin – Kamis bisa berbuka dengan menu Nasi Poligami gratis,” kata Hasan.

Aris, 30, satu pelanggan Nasi Poligami mengaku ketagihan dengan cita rasa yang lezat. “Nasi Poligami Pak Hasan ini, nikmatnya luar biasa. Dalam seminggu, bisa lebih dua kali menyantap nasi ini,” ujarnya.(Juft/pkt)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...