26 May 2018

Hindari Makanan yang Terlalu Asin Saat Sahur

KONFRONTASI-Bagi Anda yang menjalankan ibadah puasa, sebaiknya kurangi makanan serba asin saat sahur karena menyebabkan dehidrasi. Ketahui takaran garam yang dianjurkan oleh peneliti saat membuat masakan.

Sejauh ini, kita semua tahu jika garam mengandung natrium klorida, yang dapat mengekang cairan dalam tubuh. Akibatnya, selama puasa Anda lebih cepat mengalami dehidrasi.

Percobaan dilakukan melalui dua studi simulasi penerbangan jarak jauh dimana 10 pria sehat diberi tiga asupan garam atau lebih dari 6 gram. Setelah mengonsumsi makanan serba asin, pria itu mengeluh kehausan.

Beberapa percobaan berikutnya juga dilakukan pada tikus yang menunjukkan asupan garam lebih banyak membakar lebih banyak kalori. Tikus bisa mempertahankan berat badannya dengan makanan asin sekira 25 persen.

Dr Jens Titze, seorang Spesialis Ginjal di Jerman juga melakukan studi asupan garam. Hasil temuannya, seseorang yang konsumsi terlalu banyak garam bisa mengalami gangguan ginjal.

Tandanya, responden mengalami peningkatan volume urin, sehingga cairan dalam tubuh berkurang. Karena garam tinggi pula, hormon glukokortikoid meningkat. Ini dapat menghancurkan lemak dan otot dan membuat air yang bisa digunakan tikus.

Proses ini membutuhkan lebih banyak energi. Oleh karena itu, tikus tersebut makan 25 persen lebih banyak daripada waktu makan biasanya. Demikian dilansir Timesofindia, Kamis (1/6/2017).[mr/okz]

Tags: 
Category: 
Loading...