12 December 2017

Apakah Anda Berani Menyantap Sup Kelelawar yang Anti Mainstream?

KONFRONTASI -  Sup merupakan salah satu jenis makanan yang sangat beragam. Di setiap daerah kita akan menemukan beragam sup berbeda, seperti sup iga, daging atau sayuran. Rasanya sup biasanya segar, dengan beragam rempah yang melimpah.

Tapi jika Anda penikmat sup yang tidak biasa atau anti mainstream, mungkin perlu mencicipi jenis yang satu ini. Bahan yang digunakan sebagai intinya pun sangat berbeda, dan tidak biasa. Yaitu berbahan dasar kelelawar.

Ya, Anda tidak salah dengar. Tapi ini jika Anda memang menyukai makanan yang tidak biasa. Lantas seperti apa rasanya sup kelelawar ini? Dan dari jenis kelelawar apa yang digunakan dalam sup ini? Berikut ulasannya.

Sup yang cukup ekstrem ini biasa disajikan di Republik Palau. Apakah Anda pernah mendengarnya? Ini adalah negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik, 200 kilometer dari Papua Barat.

 

Seorang jurnalis asal Jepang, PK Sanjun mencoba makanan yang cukup ekstrem ini saat berkunjung kesana.

Negara kepulauan ini memang menjadikan sumber protein dari ikan sebagai makanan pokoknya. Namun banyak masyarakat juga ternyata rajin mengonsumsi kelelawar. Karena hewan malam ini cukup mudah didapatkan.

Namun, tidak sembarang kelelawar yang digunakan. Hanya jenis pemakan buah saja yang biasa dikonsumsi. Banyak orang berpendapat, jika kelelawar pemakan buah memiliki daging yang cukup manis.

Wartawan en.rocketnews24.com itu pun kemudian mencoba memesan sup kelelawar di restoran bernama Mog Mog dengan harga sekitar Rp400 ribu. Untuk mencobanya ia terlalu gugup, karena penampilan sup yang ada dihadapannya cukup mengerikan.

Meskipun demikian, seorang pemandu meyakinkannya untuk mencoba. Karena daging kelelawar menurutnya tidak jauh beda dengan daging lainnya. Namun memang penampilannya yang sangat mengerikan bagi yang belum pernah mencobanya.

Ia pun akhirnya mencobanya, dan mengatakan jika daging kelelawar mirip seperti daging tuna merah. Bahkan tidak mirip rasanya seperti daging sapi atau daging merah lainnya. Daging kelelawar juga tidak memiliki aroma yang kuat.

Tapi PK tidak meneruskan makannya, karena ia tidak suka dengan penampilan hewan malam ini. Nah, apakah Anda berani makan makanan ekstrem yang satu ini?(Jft/Viva)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...