7 Jenis Kopi Terbaik Indonesia yang Mendunia, Rasa Internasional

Konfrontasi - Kopi merupakan jenis minuman yang banyak digemari di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, semakin hari penikmat kopi semakin meningkat.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya usaha kedai kopi yang dibuka di berbagai kota maupun daerah. Bahkan, beberapa waktu terakhir sempat populer dengan minuman kopi gula aren yang banyak dinikmati anak-anak muda masa kini.

Indonesia sendiri termasuk sebagai salah satu negara penghasil biji kopi terbesar di dunia. Bahkan berdasarkan data Organisasi Pangan dan Agrikultur Dunia (FAO), pada tahun 2017-2018 Indonesia tercatat sebagai penghasil biji kopi terbesar keempat, setelah negara Brazil, Vietnam dan Columbia.

Iklim tropis yang dimiliki negara Indonesia memberikan keuntungan tersendiri dalam hal produksi kopi. Hal ini karena tanaman kopi memang sangat cocok ditanam di daerah beriklim tropis, tepatnya di wilayah tropis sebelah utara dan selatan garis Khatulistiwa (23 derajat Utara dan 23 derajat Selatan).

Produksi kopi di Indonesia tersebar di berbagai daerah, dari Sabang sampai Merauke. Kopi yang dihasilkan di daerah-daerah tersebut mempunyai cita rasa khas yang menjadi keunggulan masing-masing daerah penghasil. Beberapa jenis kopi hasil petani Indonesia pun sudah dikenal di dunia.

Merangkum dari beberapa sumber, berikut beberapa jenis kopi terbaik dari Indonesia yang telah mendunia.

1. Kopi Arabika Gayo Aceh

Aceh merupakan salah satu penghasil biji kopi terbaik di Indonesia, yaitu Kopi Gayo. Dinamakan Kopi Gayo, karena kopi ini ditanam di daerah dataran tinggi Gayo yang mempunyai ketinggian 1200-1700 Mdpl.

Kopi asal Aceh ini mempunyai tekstur yang encer dan tidak terlalu pekat dengan rasa asam yang pas. Kopi ini sangat cocok dinikmati bagi penggemar kopi yang tidak terlalu suka kopi dengan rasa yang asam.

Kopi Gayo ini disajikan dengan cara tradisional yang menarik. Jika kopi yang lain dibuat dengan cara diseduh, kopi jenis ini justru direbus dalam panci hingga mendidih, lalu disajikan ke dalam gelas yang telah diisi gula dan susu.

2. Kopi Arabika Kintamani

Sesuai dengan namanya, kopi Arabika Kintamani berasal dari daerah Bali. Kopi ini memiliki cita rasa yang unik, yaitu rasa asam dan segar dari buah-buahan menjadi ciri khasnya.

Kopi Arabika Kintamani memiliki kekentalan yang sedang serta rasa yang ringan dan lembut. Saat ini, negara Jepang, Arab dan Eropa menjadi tujuan utama ekspor kopi asal Bali ini.

3. Kopi Arabika Toraja

Kopi Toraja menjadi salah satu kopi yang telah dikenal masyarakat dunia. Negara Jepang dan Amerika merupakan dua negara yang sudah menjadi pelanggan utama ekspor kopi Toraja.

Ciri khas dari kopi Toraja adalah rasa pahit yang dimilikinya hanya terasa saat kopi diteguk dan akan hilang setelahnya tanpa meninggalkan bekas atau after taste effect. Kopi yang tumbuh di daerah Sulawesi ini mempunyai rasa earthy, yaitu adanya sensasi rasa tanah atau hutan serta rasa asam yang rendah.

4. Kopi Arabika Java Ijen Raung

Kopi Arabika Java Ijen Raung ini tidak lain merupakan kopi hasil produksi petani di daerah Jawa Timur. Jenis Kopi ini mempunyai ciri khas yang unik yaitu terdapat cita rasa yang sedikit pedas dengan aroma bunga hutan.

Awalnya jenis kopi khas daerah Bondowoso ini pertama kali diekspor pada tahun 2011 hanya satu container. Tetapi kian tahun, peminat kopi dengan rasa sedikit pedas ini semakin meningkat. Bahkan pada tahun 2016, Indonesia telah mengekspor sebanyak 43 kontainer yang setara dengan 800 ton lebih biji kopi.

5. Kopi Liberika Rangsang Meranti

Kopi Liberika Rangsang Meranti adalah jenis kopi yang berasal dari Kota Riau. Kopi ini sangat popular di Malaysia dan Singapura. Bahkan dua negara ini menjadi pelanggan utama ekspor jenis kopi ini.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian Pemerintah Riau, kopi ini telah mengantongi sertifikat Indikator Grafis (GI). Kopi Liberika Rangsang Meranti dinyatakan sebagai salah satu hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI.

6. Kopi Arabika Flores Bajawa

Jenis kopi asal Flores, Nusa Tenggara Timur ini mempunyai ciri khas kekentalan yang cukup pekat dengan tingkat keasaman yang rendah. Bahkan jenis kopi ini mempunyai rasa dominan coklat dan vanila dengan memberikan after taste effect seperti kacang-kacangan. Jenis kopi ini sudah diekspor ke negara Amerika.

7. Kopi Robusta Temanggung

Jenis kopi Robusta asal daerah Temanggung ini mempunyai ciri khas yang berbeda dari yang lain. Jenis kopi ini mempunyai aroma tembakau dengan dominasi rasa yang pahit.

Rasa pahit itulah yang menjadikan jenis kopi robusta ini banyak digemari. Bahkan saat ini Indonesia telah mengekspornya ke beberapa negara seperti Amerika Latin, negara-negara kawasan Timur Tengah dan Eropa. (mrdk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA