19 October 2019

Tips Turunkan Berat Badan Setelah Operasi Sesar

KONFRONTASI-Tubuh perlu waktu untuk sembuh usai melahirkan, khususnya bagi mereka yang melalui operasi sesar.

Tubuh butuh hingga 12 minggu untuk pulih sepenuhnya setelah operasi sesar, lebih lama dibanding proses melahirkan alami yang cuma perlu waktu enam sampai delapan minggu, kata Cristina Munoz, MD, seorang profesor rekanan di bagian kebidanan umum dan ginekologi di Universitas North Carolina, Women's Health, Jumat (15/2).

Operasi sesar adalah operasi besar. Pada saat jahitan Anda sembuh, rahim akan kembali ke ukuran normal, dan tubuh akan melepaskan cairan tambahan yang disimpan selama kehamilan, katanya.

Meski begitu, menunggu tubuh kembali ke ukuran awal merupakan proses yang tidak nyaman. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan secara sehat.

1. Sabar
Pemulihan pasca-operasi sesar butuh waktu. Sampai tubuh benar-benar pulih, Anda tidak boleh beraktivitas yang berlebihan. Jadi, prioritaskan kesehatan Anda, makan makanan sehat, dan minum air putih yang banyak.

2. Menyusui
Menyusui dapat membakar sekitar 300 hingga 500 kalori per hari.

Ibu menyusui butuh sekitar 2.500 kalori per hari menurut American College of Obstetricians and Gynaecologists (ACOG). Kurang dari itu dapat memengaruhi suplai ASI Anda, dan pada gilirannya, memengaruhi bayi Anda.

Jadi jangan sampai Anda memangkas kalori demi mendapatkan tubuh ideal, tetap makan seperti biasa namun pilihlah makanan sehat dan berat badan akan mulai berkurang dengan sendirinya, kata Hurley.

3. Jangan diet
"Ini bukan waktu yang tepat untuk membatasi makanan, jadi cobalah untuk mempertimbangkan cara untuk menambahkan nutrisi ke dalam hari Anda, daripada menghilangkan nutrisi," kata Alyssa Lavy, RD. Itu berarti fokus pada makanan padat nutrisi, seperti buah-buahan, sayur-mayur, dan biji-bijian.

4. Tidur cukup
Kurang tidur tidak hanya akan memengaruhi produksi ASI, tetapi juga metabolisme, pilihan makanan, dan rasa lapar, menurut Hurley.

Jika Anda tidak cukup tidur, Anda akan tergoda untuk ngemil camilan yang tidak sehat dan bergizi rendah untuk meningkatkan energi dengan cepat, terutama karena memasak membutuhkan waktu dan energi — dua hal yang tidak dimiliki banyak ibu baru.

5. Minum air yang cukup
Minum air yang cukup sangat penting untuk produksi ASI Anda. Minum air juga efektif untuk menahan keinginan ngemil.

"Terkadang keinginan ngemil itu adalah tanda bahwa Anda perlu minum karena Anda mengalami dehidrasi," kata Sonya Angelone, RD.

Tubuh pasca-persalinan membutuhkan lebih banyak cairan — beberapa gelas tambahan per hari — daripada yang lain karena begitu banyak air yang mengalir ke bayi. Dan sementara Anda melakukannya, "hindari minuman berkalori tinggi seperti jus yang sering memiliki banyak kalori dan sedikit serat," kata dia merekomendasikan.

6. Jangan pakai korset
Jangan pakai korset, stagen atau alat pengekang perut apa pun pasca-kehamilan, kata Kat Ellis, pelatih pribadi bersertifikat yang berspesialisasi dalam latihan sebelum dan sesudah kelahiran.

Ikat pinggang atau korset pasca-kehamilan hanya akan melemahkan otot-otot perut, karena otot akan bergantung pada sesuatu yang lain untuk menopang mereka tetap di tempatnya.

7. Fokus pada latihan stabilitas
Latihan seperti jongkok atau "planks" — atau latihan-latihan yang lebih fokus pada stabilitas memungkinkan ibu-ibu yang melahirkan dengan operasi sesar bisa membangun kembali dan memperkuat otot perut dan dasar panggul mereka, kata Ellis.

Meskipun Anda tidak melahirkan bayi Anda secara normal, dasar panggul Anda masih mengalami trauma. Fokus pada latihan yang membawa seluruh tubuh Anda, bukan hanya perut Anda, ke kondisi paling sehat.

8. Lindungi perut tiap saat
Jika seseorang mengalami operasi sesar maka kemungkinan besar mengalami diastasis recti atau kondisi di mana otot-otot pada perut Anda mengalami pemisahan yang disebabkan oleh tekanan yang terjadi dalam perut.

Selain bisa menyebabkan sakit di bagian perut, diastasis recti juga bisa menyebabkan sakit punggung, inkontinensia stres urin, dan disfungsi dasar panggul, kata Leah Keller, pelatih pribadi bersertifikat dan pendiri Every Mother.

Itu artinya berhati-hati menjaga bagian perut Anda, bahkan ketika Anda tidak berolahraga. Jaga agar tulang belakang netral dan bahu Anda tetap rileks.

Jangan lakukan sit up atau gerakan apa saja yang membuat Anda mendorong perut Anda ke depan.[mr/tar]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...