10 December 2018

Footwear Terbaru Dolce & Gabbana Diprotes Netizen

KONFRONTASI-Netizen di sosial media ramai membicaran brand fashion, Dolce & Gabbana. Kali ini perihal koleksi footwear terbaru yang dikeluaran oleh Dolce & Gabbana.

Perusahaan asal Italia ini baru saja meluncurkan koleksi sandal terbaru yang dinamakan “Slave Sandal in Napa Leather with Pompoms

Para pengguna sosial media, khususnya Twitter mengkritik Dolce & Gabbana perihal pemberian nama sandal ini.

Salah satu pengguna Twitter, dengan id pengguna (@FlackInTheCity) menuliskan statusnya “Just wondering what possessed you to name your latest summer sandals "The Slave Sandal"? Wow.” Dimana ia mempertanyakan logika dari Dolce & Gabbana bisa memberikan nama koleksi sandal mereka dengan nama slave sandal.

Bahkan akun Twitter resmi dari NY Daily News Gossip juga turut menuliskan status “@dolcegabbana released a 'Slave Sandal'. Like, REALLY? Dolce? REALLY?” dimana status ini mengungkapkan rasa terkejut mereka terhadap nama sandal kontroversi ini

Wajar jika banyak orang kaget dengan nama sandal ini. Dimana kata slave sendiri mempunyai makna budak atau hamba sahaya ini dirasa menyinggung dan dirasa kurang pantas disematkan.

Seperti dilansir, Metro, Senin (7/3/2016). Slave sandal ini sendiri diluncurkan sebagai salah satu koleksi Spring/Summer 2016, konsumen bisa mendapatkan sandal ini dengan sistem pesanan pre-order di situs resmi Dolce & Gabbana dengan harga £1,350 atau sekitar Rp19,4 juta.

Terkait protes soal nama sandal ini, Dolce & Gabbana sendiri belum memberikan komentar lebih lanjut, namun pada Jumat (4/3/2016) pagi lalu, seperti terpampang di situs resmi Dolce & Gabbana nama dari sandal ini sudah mengalami perubahan menjadi ‘Decorative Flat Sandal’.[mr/okz]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...