14 December 2018

Dian Pelangi Buat Model Hijab Halima Aden Terpukau karena Ciput

KONFRONTASI - Dian Pelangi akan pelesir ke Amerika Serikat, membawa karyanya untuk dipamerkan dalam eksebisi busana muslim terbesar dunia di Contemporary Muslim Fashions di San Francisco, 22 September nanti.

Karyan Dian tak hanya dipakai patung peraga, namun eksis di berbagai billboard di San Francisco lewat kampanye yang menampilkan model hijab dunia, Halima Aden sebagai bintangnya. Melihat kesempatan yang sangat baik itu, Dian Pelangi pun pergi ke San Francisco sebelum pameran berlangsung dan terlibat dalam sesi pemotretan kampanye bulan Juli lalu.

Dian bercerita, demi terlibat dalam sesi foto, wanita kelahiran Palembang ini membawa, menyetrika dan styling sendiri bajunya untuk dipakai Halima. Sebagai tambahan. Dian juga membawa lima ciput ninja berwarna-warni demi menunjang penampilan.


Siapa sangka, barang yang biasa saja di Indonesia ternyata membuat kagum Halima Aden dan berbagai pihak yang terlibat ketika pemotretan. Misalnya fashion stylist Katie Mossman dan makeup artist Yumi Mori yang biasa mendandani selebriti juga pemotretan untuk majalah besar seperti Elle, Vogue dan lainnya.

Cerita Dian Pelangi Buat Model Hijab Halima Aden Terpukau karena
"Halima tanya, 'Itu apa?' dan aku bilang ini ciput untuk cover rambut. Semua orang di sana bilang 'amazing!' pada terkesima, mereka bilang ini inovasi yang bener-bener menginspirasi," ungkap Dian.

Ciput ninja memang hal yang sangat baru di Amerika. Halima yang baru pertamakali melihatnya pun langsung memintanya kepada Dian.
Cerita Dian Pelangi Buat Model Hijab Halima Aden Terpukau karena "Aku bawa lima warna dan aku kasih ke dia. Dia bilang, ini bener-bener membantu," lanjut Dian tertawa.

Dian Pelangi dan lima desainer, Itang Yunasz, Khanaan, Rani Hatta, NurZahra dan IKYK akan mewakili Indonesia untuk pamer karya di pameran mode muslim pertama dan terbesar di dunia, Contemporary Muslim Fashions. Pameran fashion dan seni ini akan mengangkat gaya berpakaian wanita musim yang kompleks dan beragam dari 53 negara dunia. Pameran pun akan dihelat di salah satu museum ternama Amerika, De Young Museum, Fine Arts Museum of San Fracisco.(Juft/Poskota)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...