18 November 2019

Farhat Abbas Yakin Barbie Kumalasari Otak Dari Kasus 'Ikan Asin'

Konfrontasi - Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus 'ikan asin'. Farhat Abbas, pengacara yang ditunjuk pihak Rey Utami dan Pablo Benua sebagai kuasa hukumnya menganggap bahwa Barbie Kumalasari termasuk orang yang bertanggung jawab terhadap kasus tersebut.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, Farhat mengungkapkan jika pelaku kasus tersebut bukan hanya Galih, tapi juga Kumalasari sebagai pencetus ide 'ikan asin'.

"Seratus persen kita yakin Kumalasari harus ditetapkan sebagai tersangka. Pelakunya itu tidak tunggal, tidak hanya galih, tapi menurut keterangan klien kami yang akan dimasukkan di BAP, bahwa itu atas dasar suruhan dan kehendak dari pada Kumalasari," kata Farhat Abbas dikutip dari Insert TransTV, Jumat (19/7/2019).

"Kami minta agar Kumalasari segera ditetapkan sebagai tersangka," sambungnya.

Fakta yang cukup mencengangkan diungkapkan oleh Farhat Abbas tentang kasus 'ikan asin' ini. Bahkan, pengacara kondang ini bakal mengungkapkan fakta baru dalam pemeriksaan kepada kepolisian. 

" Dalam waktu dekat pemeriksaan ini, kita akan ungkap ya, sesuai dengan kenyataan atau fakta yang disampaikan klien kami," tutur Farhat. 

Selama ini, memang terlihat jika sosok Galih Ginanjar lah yang menjadi orang paling bersalah dalam kasus ini. Hal tersebut karena ia menjadi satu-satunya orang yang melontarkan kata ikan asin.

Di lain pihak, istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari terus mengelak jika dirinya terlibat dalam pembuatan video tersebut. Menurut Kumalasari, saat itu ia tidak terlalu memperhatikan jalannya syuting.

"Nggak ya, aku kan di situ gak ikut terlibat dalam vlog itu, tapi posisiku ada di sana. Pokoknya posisi aku ada di sana," ujar Barbie Kumalasari. (kpnlg/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...