8 December 2019

Pemerintah Minta Maskapai Beri Info Ketersediaan Tiket Pesawat Diskon 50 Persen

Konfrontasi - Pemerintah meminta Citilink dan Lion Air untuk transparan dalam penjualan tiket pesawat murah. Hal ini menyusul arahan kepada maskapai berbiaya rendah (LCC) untuk melakukan penyesuaian harga tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) yang diberlakukan per 11 Juli 2019.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono, menyebutkan pihaknya telah melakukan pengawasan dengan cara mencoba memesan tiket dengan harga murah tersebut. Penjualan tiket murah ini hanya berlaku pada Selasa, Kamis dan Sabtu mulai pukul 10.00-14.00 waktu setempat.

"Kami mencoba, apakah betul harganya (sudah turun)? Dari sampling pengetesan, tidak ada seat yang penurunan," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Dia menjelaskan, bisa saja hal itu karena tiket murah yang jatahnya hanya 30 persen dari total seat sudah penuh. Namun, dia meminta maskapai untuk menerapkan transparansi dalam penjualan tiket murah tersebut.

"Masalahnya, transparansi alokasi itu harus ditangguhkan dalam sistem," ujarnya.

Dengan adanya transparansi, lanjutnya, akan ketahuan apakah tiket murah disediakan atau dijual sesuai kuota yang telah ditentukan atau tidak.

Selain itu, ketika hendak melakukan pemesanan akan ada keterangan apakah tiket murah masih tersedia atau sudah habis dipesan. Dia menilai hal tersebut akan sangat berguna bagi calon penumpang saat hendak melakukan pemesanan tiket pesawat.

"Begitu habis, kita tidak tahu. Saya sebagai penumpang tidak bisa akses info detail, jatah berapa seat tidak tahu, tiba-tiba tidak bisa aja," ujarnya.

Kendati demikian dia percaya bahwa maskapai berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Namun, penyesuaian dalam sistem memang butuh waktu yang tidak sebentar. "Saya yakin mereka komitmen, pasti jatah sudah terisi, cuma perlu transparansi," tutupnya.

Sebelumnya, dia juga meminta maskapai LCC dalam hal ini Citilink dan Lion Air untuk membuat sistem reservasi baru untuk tiket murah tersebut. Tujuannya untuk menghindari adanya calo saat pemesanan tiket sebab tiket murah yang dijual hanya 30 persen dari total seat atau kursi.

"Mekanisme reservasinya nanti gunakan sistem subclassesnya. Mereka gunakan sistem dulu - duluan, cepet-cepetan kalau mau dapat diskon 50 persen," kata dia.

Seperti diketahui, penjualan tiket pesawat murah ini hanya berlaku pada Selasa, Kamis dan Sabtu mulai pukul 10.00-14.00 waktu setempat. Di mana pada waktu dan jam-jam tertentu maskapai Citilink akan menyediakan sebanyak 62 penerbangan per harinya dengan menyiapkan sebanyak 3.348 kursi. Sedangkan Lion Air Group akan menyediakan sebanyak 146 penerbangan per hari dengan menyiapkan sebanyak 8.278 kursi. (mrdk/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...