17 September 2019

OJK Pastikan Asuransi Korban AirAsia QZ8501 Dibayar

KONFRONTASI-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan perusahaan asuransi akan membayar nilai pertanggungan dari 155 penumpang pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh pada Minggu (28/12), meskipun izin rute terbang Surabaya-Singapura pesawat tersebut dinyatakan tidak sah oleh Kementerian Perhubungan.

"OJK berpendapat penyebab kecelakaan ini masih menunggu investigasi. Namun karena kecelakaan ini bukan disebabkan pesawat terbang 'saat hari Minggu'. Jadi 'bukan diartikan karena dia berangkat pada Minggu kemudian jatuh'. Jadi, OJK berpendapat bahwa asuransi yang dibayar adalah 'claimable' (berhak diklaim)," kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Firdaus Djaelani di Jakarta, Selasa.

Nilai pertanggungan yang akan dibayar oleh perusahaan asuransi kepada penumpang, kata Firdaus, adalah sebesar Rp1,25 miliar per tertanggung sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 mengenai Tanggung Jawab Pengangkut.

Angkutan Udara.

"Sesuai dengan Permenhub Nomor 77, tahun 2011, penumpang pesawat berhak mendapat pembayaran kerugian Rp1,25 miliar jika kondisinya meninggal dan cacat total," ujar Firdaus.

Perusahaan asuransi yang akan membayar nilai tertanggung itu adalah PT. Asuransi Sinar Mas dan PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) yang merupakan perusahaan asuransi penanggung maskapai Air Asia.

AirAsia juga diketahui bekerja sama dengan PT. Asuransi Dayin Mitra untuk memberikan perlindungan asuransi perjalanan (travel insurance) bagi penumpang maskapai tersebut.

Namun asuransi perjalanan dari Dayin Mitra merupakan proteksi yang dipilih oleh penumpang, dan bukan termasuk dalam satu paket pembelian tiket Air Asia. Dengan demikian, kewajiban Dayin Mitra hanya kepada penumpang yang membeli produk asuransi perjalanan perusahaan itu, saat penumpang membeli tiket AirAsia.

OJK mengidentifikasi terdapat 25 dari 155 penumpang yang memiliki polis asuransi perjalanan dari Dayin Mitra.

Kepada 25 ahli waris dari penumpang tersebut, Dayin Mitra akan membayar nilai tertanggung untuk 10 penumpang yang membeli tiket "one way" (sekali perjalanan) sebesar masing-masing Rp750 juta, dan 15 penumpang yang membeli tiket "return" (pergi-pulang) masing-masing sebesar Rp315 juta.

"Kita sudah kerjasama dengan AirAsia, kita mulai bertahap memanggil keluarga penumpang, jadi kalau ada keluarga penumpang yang sudah diketahui, kita akan langsung menjelaskan, dan mulai dipanggil," kata Technical Deputy Director Asuransi Dayin Mitra, Elizabeth M. Quendangen di kesempatan yang sama.

Mengenai santunan wajib dari PT. Jasa Raharja, Firdaus merujuk dua regulasi yakni Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum di Darat, Sungai, Danau, Penyebrangan, Laut dan Udara, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, santunan diberikan hanya kepada penumpang yang mengalami kecelakaan untuk rute perjalanan dalam negeri yang terjadwal dan perjalanan haji.

Oleh karena itu, menurut Firdaus, penumpang AirAsia QZ8501 Surabaya-Singapura tidak termasuk yang dijamin oleh program asuransi kecelakaan penumpang umum dari PT. Jasa Raharja.

"Penumpang pesawat AirAsia QZ8501 tidak dalam rute perjalanan dalam negeri dan dalam tarif angkutan pesawat dimaksud tidak termasuk iuran wajib," ujar dia.

Firdaus mengatakan OJK telah meminta PT. Asuransi Sinar Mas, PT. Jasindo, dan PT. Dayin Mitra untuk proaktif mencari ahli waris dari 155 penumpang AirAsia agar nilai tertanggung korban dapat segera dibayarkan.

Selain membayar nilai pertanggungan untuk ahli waris korban, Firdaus menjelaskan perusahaan asuransi juga akan membayar pengganti kerugian untuk kerugian atas badan dan mesin pesawat serta pihak ketiga (baik barang maupun jiwa).

"Pengganti kerugian yang dibayarkan meliputi tiga hal yakni kerugian atas badan dan mesin pesawat, jiwa penumpang serta pihak ketiga (baik barang maupun jiwa).[MR/ant]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 16 Sep 2019 - 20:09
Senin, 16 Sep 2019 - 20:05
Senin, 16 Sep 2019 - 19:59
Senin, 16 Sep 2019 - 19:57
Senin, 16 Sep 2019 - 19:53
Senin, 16 Sep 2019 - 19:46
Senin, 16 Sep 2019 - 19:44
Senin, 16 Sep 2019 - 19:41
Senin, 16 Sep 2019 - 19:39
Senin, 16 Sep 2019 - 19:37
Senin, 16 Sep 2019 - 19:35
Senin, 16 Sep 2019 - 19:32