Kembali Ditutup Menguat, Jumat Sore Rupiah Berakhir Bahagia di Rp 14.303

Konfrontasi - Rupiah melanjutkan penguatan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Kini, mata uang Garuda berada di level terkuatnya sejak Juni atau lima bulan terakhir.

Jumat (30/11/2018), di pasar spot, perdagangan rupiah ditutup di Rp 14.302 per dollar AS. Kurs rupiah menguat 0,56% dari posisi kemarin di 14.383. 

Penguatan rupiah juga terlihat di acuan antarbank. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) hari ini di level Rp 14.339 per dollar AS, sedangkan kemarin masih di 14.408. 

Dalam sepekan, jika menyusuri perdagangan USD/IDR di pasar spot, rupiah menguat 1,66%. Ini merupakan penguatan pekan kelima bagi rupiah. 

Sekaligus sebagai penutup November, dalam sebulan, rupiah menguat 5,93%. Ini merupakan penguatan bulanan pertama bagi rupiah setelah lima bulan digilas dollar AS. 

Penguatan rupiah berlangsung sejak awal November. BI ketika itu menjalankan domestik non-delivery forward (DNDF) yang mendorong stabilitas rupiah.

Manajer investasi internasional Morgan Stanley juga merekomendasikan pembelian rupiah.

"Semakin dovish nada The Fed juga menolong sentimen positif. Kami rekomendasikan jual USD/IDR dan membeli obligasi jatuh tempo 2028 Indonesia," sebut Morgan Stanley. (trbn/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA