IHSG kembali memerah, saat bursa regional rebound perdagangan Jumat (31/1)

KONFRONTASI -   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memerah pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/1). Mengutip RTI pukul 09.14 WIB, indeks terkoreksi 0,41% ke level 6.032,349.

Tercatat 120 saham turun, 119 saham naik, dan 121 saham stagnan. Total volume di awal perdagangan 471 juta saham dengan nilai transaksi capai Rp 445 miliar.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor keuangan memimpin penurunan 0,69%. Sementara, hanya sektor konstruksi yang menghijau 0,37%.

Pagi ini, asing mengambil posisi jual. Di pasar reguler, net sell asing Rp 31,138 miliar dan Rp 41,587 miliar keseluruhan market.

Setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat global terkait penyebaran virus corona mematikan dari China dan jumlah yang tewas akibat virus tersebut naik menjadi 213 dengan jumlah korban terkonfirmasi naik menjadi 9692 kasus.

“Bursa Asia Jumat pagi ini justru rebound seperti: Nikkei +1.82%, Hangseng +1.27% seiring penguatan DJIA sebesar +0.43% semalam berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk rebound,” kata analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang.

Baca Juga: Berbalik arah, Wall Street menghijau setelah komentar WHO terkait virus corona

Di lain pihak, investor perlu mewaspadai saham-saham terkait komoditas menyusul kejatuhan harga komoditas seperti: Nikel -0,49%, Timah -0,56%, Oil -0,21%, Coal -0,82%, dan Gold -0,21%.

“Mengetahui IHSG berpeluang rebound tipis dalam perdagangan Jumat ini, kami tetap bersemangat untuk investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Logam, Properti, Rumah Sakit, TI, Industri Dasar dan Farmasi dalam perdagangan Jumat ini,” prediksinya.(Jft/KONTAN)

 

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA