19 August 2019

Demo di Hong Kong Ganggu Ekspor Indonesia

KONFRONTASI-Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengemukakan bahwa ekspor Indonesia ke Hong Kong telah terganggu. Hal ini disebabkan gelombang aksi demonstrasi yang telah terjadi selama dua bulan menentang RUU Ekstradisi ke China.

Hanya saja, Enggar mengatakan belum menghitung dampak dari gangguan ekspor Indonesia ke Hong Kong. "Ekspor kita terganggu karena situasi di Hong Kong. Tapi saya belum hitung karena kan butuh proses," ujarnya di Tangerang, Rabu (14/8/2019).

Situasi demonstrasi di Hong Kong yang terus memanas, kata Enggar, akan membuat arus ekspor Indonesia ke negara kota itu melambat. Untuk itu, Enggar mengatakan akan mencari peluang ekspor lain agar neraca perdagangan Indonesia tidak mengalami defisit.

Enggar menerangkan perdagangan Indonesia dan Hong Kong tumbuh positif. Data Kementerian Perdagangan, sepanjang Januari-Juni 2019, total perdagangan Indonesia dan Hong Kong mencapai USD2,89 juta. Meningkat 3,24% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar USD2,50 juta.

Adapun nilai ekspor Indonesia ke Hong Kong mencapai USD1,298 juta. Beberapa produk ekspor Indonesia sangat diminati di Hong Kong. "Kalau kemarin ekspor kita surplus. Dan dengan situasi saat ini, pastilah kita terganggu. Tapi sejauh ini tidak terlalu besar," jelasnya.[mr/snd]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...