8 December 2019

Walkota Surabaya dan Pangdam V Sepakat Benteng Kedung Cowek Dikelola Bersama Jadi Wisata Sejarah

KONFRONTASI - Polemik Benteng Kedung Cowek berakhir sudah. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sudah bertemu dengan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi. Dalam pertemuan itu, benteng tersebut disepakati akan dijadikan bangunan cagar budaya melalui surat keputusan wali kota. Selanjutnya, kawasan itu dijadikan sebagai salah satu jujukan wisata di pantai Surabaya.

Risma menjelaskan, benteng tersebut akan direvitalisasi lebih dulu. Penentuan sebagai bangunan cagar budaya dilakukan dalam waktu dekat. ’’Kemudian, kami kembalikan ke kodam atau pengelolaannya bersama-sama. Aturannya sudah dibacakan. Benteng itu panjang. Luas area sekitar 7,2 ha,’’ ungkapnya.

Menurut Risma, terdapat dua menara pantau. Juga, ada gudang amunisi di area tersebut. Jika menjadi bangunan cagar budaya, kondisi benteng itu tentu harus dipertahankan. Tidak jauh dari kawasan tersebut juga ada arena lapangan tembak internasional yang tengah dibangun pemkot. Tahun ini rencananya diselesaikan dan bisa digunakan. Akses menuju ke lapangan tembak itu akan melalui Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT).

’’Akan dikembangkan wisata heritage. Kami kembangkan kawasan di sana jadi kawasan pantai. Cuma kan ada peninggalan yang bisa dijadikan wisata,’’ jelas Risma.

Dalam konsep penataan secara makro, kawasan pesisir pantai itu akan jadi ikon baru wisata pantai di Surabaya. Bakal ada cable car yang melintas dari barat Jembatan Suramadu. Jalur cable car melewati atas lapangan tembak, Taman Suroboyo yang dilengkapi patung setinggi 28 meter itu, hingga ke Jembatan Suroboyo. ’’Cable car mudah-mudahan November tahun ini bisa selesai, bisa diresmikan beberapa spot itu,’’ ungkap Risma.

Peneliti sejarah Benteng Kedung Cowek Ady Setiawan menyatakan bersyukur mendapat kabar terkait benteng yang akan ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya itu. Dia menyebutkan, Benteng Kedung Cowek merupakan sebuah warisan yang memiliki nilai sejarah.(jft/JPNN)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...