17 November 2019

Tuntaskan Reformasi

Bara api di tungku reformasi tak mati-mati
Orang-orang berhati gelap meniupnya
atau mengguyurnya dengan air
ada yang menumpuk salju ke atas perapian reformasi
Semangat reformasi tak pernah padam
rakyat terseok-seok menyisir hari dan jalan yang mereka tempuh
terasa ada yang akan binasa, kepedihan tersisa
tapi api reformasi tetap menyala

 

 

bara api di tungku reformasi terus menginspirasi
hidup adalah pergulatan
terasa denyut jantung yang tertatih tapi tak mau berhenti
ini jalan panjang berdarah
fitnah meronta, jiwa dijamba, luka menganga
hai anak-anak negeri
bangkitlah, gelorakan nyala semangat kemerdekaan yang jadi tiang-tiang hak azazi
walau derita terus mendera
bungkam semua perampok dan bajing loncat
bayang-bayang hitam yang akan menghabisi semangat mengabdi kepada cahaya abadi
walau kolam kehidupan digenangi darah dan airmata
jangan mundur walau selangkah
kemenangan akan kita rebut dengan sempurna
jangan takut dan jangan pula menyerah
hidup adalah sebuah kepastian
gebrak dan pukulkan kepalan tinjumu
mengarungi kegemilangan yang akan tercatat
tinta emas sejarah!

 

 

Jakarta, 30 September 2019

 

________________________
Oleh: Juftazani, penyair, penulis novel "De Atjeh Oorlog", alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...