Puisi : Kecupan Hampa

Kecupan Hampa

 

Peluk aku…

Aku adalah jiwa-jiwa yang sedang tersesat, yang sedang mencari jalan untuk pulang

Aku adalah anak singa yang kehilangan ibunya, yang tak tahu bagaimana cara berburu dan bertahan hidup

Aku adalah sepoi-sepoi angin, yang sekedar mampir untuk menawarkan sejuk

Aku adalah riak-riak kecil di kolam, yang tak pernah begitu diperhatikan pemiliknya

Aku adalah retakan tanah, yang sempat lupa disirami dan hanya menanti hujan

Aku adalah siang yang begitu panas, yang selalu dihujat banyak orang

Aku adalah sepi-sepi malam, yang hanya bisa membuat merinding dan juga sakit

……………..

……………..

Sebegitukah rinduku?

Hingga ingin kubasmi kecupan-kecupan hampa yang ada?

Purworejo, 23 Juni 2013

- Damar Krissetyo Wicaksono, Saat ini tinggal dan berkarya di Purworejo.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA