Puisi Dewi Nurhalizah : Isak Yang Terserak

yung yung yung
yung yung yung
biyung biyung duh biyung
yang digarba suci ku meringkuk
yang di tapak kakimu ku angslup
yang di payudaramu kutumbuh
yang di keringatmu ku dipeluk
yang di degubmu aku berayun
yang restumu mendahului hyang

sang hyang
hyang hyang hyang
hyang hyang hyang
duh sang hyang
yang menjaga di tiap sudut
yang menjaga di tiap detak
yang menjaga penjuru pintu
yang mengawasi laju waktu
yang kuasa segala laku
dalam simpuh kuberteduh
di atas seluruh atas lupa batas
atas segala perilaku tak pantas
atas angan mimpi yang buas

sang hyang Satu
pada kasih tak berpenghujung
kasunyatan di rahim biyung
dalam kasih bernaung
tanpa ragu hanya sedu
bahwa hidup tak hanya cukup
serupa seludang menangkup

yung yung yung
yung yung duh biyung
hyang hyang hyang
hyang hyang sang hyang

oh
kusatukan dada dan punggung
kuluruskan dahi dan jari kaki
temui kekasih sejati

malang, 112014.

*) Dewi Nurhalizah, telah melahirkan buku Kumpulan Puisi " Perempuan dan Matanya",Saat ini tinggal dan berkarya di Malang.(Kf)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA