16 December 2018

Perjalanan Balik Api Malari 2014 -1974 (11

JANGAN SAMPAI ADA LAGI BUNGA-BUNGA BERGUGURAN DI TANAH MERDEKA

 

Juftazani

 

Apalagi yang kalian tunggu
Biarkan hati bersuara
Masa lalu adalah masa depan
Ayo langkahkan kaki dengan cepat
Merebut esafeta kepemimpinan yang selalu suram
Jangan sampai estafeta reformasi dikendalikan tangan-tangan pengkhianat
Otak-otak lcik dan jiwa-jiwa yang culas

 

Seribu ledakan tak akan merubah suasana
Dari koruspi menjadi negara yang bersih jiwa dan raga
Sambut satu kata: merdeka!
Merah putih berkibar di hati selalu membara
Merah putih untuk setiap hati bangsa cinta merdeka gagah perkasa
Lihat, Bunga-bunga berguguran di sana
Sekali jiwa merdeka diselempangkan di bahu anak-anak negeri
Semua bangsa Indonesia siap mati
Memperjuangkan kemerdekaan yang telah lama direnggut
Tangan-tangan pengecut

 

Kau dengarkah genderang bertalu
Di bawah panji-panji tanah airku
Jangan sampai Jakarta kembali menjadi karang merah
Diselundupan tangan-tangan kuat, jahat dan selalu membikin susah
Untuk merampas kemerdekaan dari rakyat
Jangan sampai 2019 terjadi lagi:seperti Januari 1974
Hariman Siregar dianggap merongrong kewibawaan Negara
Harga yang harus dibayar sangat mahal
Ketika ia meringkuk di hotel prodeo
Ayahnya wafat
Istri tercinta sakit
Anak kembarnya meninggalkan dunia fana

 

O Indoneskia di 2019
Ingatlah seluruh perjuangan bangsa
Dari Teuku Umar hingga pembantaian 40 ribu nyawa oleh westerling
Dari Diponegoro sampai pembantaian Pao An Tui
10 November 1945 Pao An Tui berpihak tentara Belanda
Data yang sangat kuat dengan bukti berbagai foto perang kemerdekaan
Di arsip Belanda dalam situs 'gahetna.nl'
Di situ Pao An Tui dilatih oleh KNIL

 

Kami aktifis tak bergenderang tak berpalu
Di bawah panji tanah airku
Jangan ada lagi bunga-bunga berguguran di tanah merdeka
Di bawah panji tanah airku yang sangat kucinta

 

Jabodetabek, 25 September 2018

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...