19 December 2018

Muhammadiyah Berikan Pencerahan Lewat Materi Al-Quran dan al-Hadits

KONFRONTASI - Selain beragam amalan di atas, Muhammadiyah juga senantiasa melakukan berbagai pembaharuan pemikiran (tajdid) guna memberikan pencerahan kepada ummat tentang berbagai kandungan al-Quran maupun al-Hadits untuk bisa dijadikan panduan hidup sepanjang zaman. Beberapa waktu ke belakang muncul wacana kritis di kalangan internal yang menilai sisi intelektualisme di Muahmmadiyah mandeg. Muncul wacana untuk sejenak rehat melakukan ekspansi amal sosial sebagai cara untuk mengembalikan konsentrasi kader terhadap gerakan tajdid yang terlupakan. Penguatan intelektulitas kader secara internal penting dilakukan mengingat Muhammadiyah adalah organisasi kader yang harus sangat memperhatikan kualitasnya.

Stagnasi pemikiran ini tidak selayaknya terjadi pada Muhammadiyah yang telah lama menyatakan diri atau dicap orang lain sebagai gerakan tajdid. Karenanya, guna menyegarkan kembali pemikiran tersebut, perlu konsentrasi khusus dan perhatian dari semua kalangan. Langkah ini tepat diambil, mengingat perkembangan zaman yang semakin kompleks dengan persoalan mulai yang kecil hingga yang sangat besar, perlu segera di jawab oleh Muhammadiyah.

Pada masyarakat global, orang-orang yang perlu dibela adalah mereka yang secara langsung maupun tidak langsung sudah menjadi bagian dari korban globalisasi. Paradigma kapitalisme pada masyarakat global telah jelas-jelas melahirkan catatan panjang berupa masyarakat yang semakin miskin dan termarjinalkan. Berkolusi dengan kekuasaan, kekuatan kapitalis semakin sistematis dalam ‘mematikan’ berbagai potensi masyarakat bawah yang tidak memiliki modal apa-apa. Masyarakat semakin tersiksa dengan tantangan kaum kapitalis untuk bersaing dengan kekuatan yang sangat besar. Alih-alih masyarakat bawah semakin tak berdaya dengan akses yang makin minim. Dan kini, kondisi masyarakat miskin di negara kita semakin masif, bukan hanya di pedesaan tetapi juga di berbagai kota. (Juft/Rmol)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...