11 December 2019

Komunitas Cinemama Akan Tayangkan Film Lokal di Sejumlah Bioskop

Konfrontasi - Sekelompok pemuda tergabung dalam Komunitas Cinemama akan menayangkan film-film lokal karya pemuda Indonesia di sejumlah bioskop di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Kami bekerjasama dengan Bioskop Karia Padang akan menayangkan perdana film lokal yang terjangkau bagi masyarakat yang termasuk dalam program Bioskop Samotra," kata penggagas dari Komunitas Cinemama David Darmadi di Padang, Kamis (6/11).

Film pertama yang akan diputar dalam program Bioskop Samotra adalah "Journey Of Java Minor" yang difilmkan David bersama timnya pada 14-18 April 2014 di sekitaran Danau Toba, Sumatera Utara.

David yang juga sebagai penulis skenario dan sutradara film tersebut mengaku proses pengambilan gambar dilakukan selama lima hari dengan persiapan selama dua tahun.

"Skenario film Journey Of Java Minor saya tulis pada tahun 2010 dan termasuk Official Selection di Script Lab Satellit-Jakarta Internasional Film Festival 2010," katanya.

Sementara itu, program Bioskop Samotra adalah menggunakan sistem sewa untuk satu kali putar bekerjasama dengan bioskop Karia.

Penayangan perdana program itu akan dimulai pada 13 Desember dengan harga tiket masuk Rp13 ribu per orang, berbeda dengan tiket nonton biasa yakni Rp25 ribu per orang.

Ide untuk Bioskop Samotra, kata David adalah karena tidak adanya ruang apresiasi film bagi masyarakat kota Padang untuk menonton film produksi sineas lokal.

Menurutnya, film-film yang dihasilkan pemuda Sumbar bagus-bagus dan bisa bersaing di pasaran.

Namun hasil karya mereka, ketika diikutkan lomba dan tidak lolos maka tidak bisa diputar di bioskop sehingga tidak bisa dinikmati masyarakat luas.

Maka dengan adanya Bioskop Samotra, masyarakat bisa menikmati film-film karya anak negeri khususnya dari Sumbar.

Selain film "Journey Of Java Minor", Bioskop Samotra juga akan menayangkan film-film yang belum disebarluaskan mulai Januari 2015.

Seorang penikmat film Andino (29) mengaku menyambut baik adanya Bioskop Samotra di Kota Padang.

"Bioskop di Padang tinggal beberapa yang bertahan, itu pun banyak ditayangkan film-film yang gak bagus, karena kita tidak punya bioskop yang menayangkan film Box Office," katanya.

Andino berharap Bioskop Samotra bisa memenuhi keinginan penikmat film untuk menonton film-film bermutu dari Indonesia.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...