6 December 2019

KEPADA LARA LARISSA - Puisi Juftazani

Oleh: Juftazani

 

di yuriatin
langit moskow yang gelap lenyap
gemuruh tsar yang runtuh
barisan demonstran di gapura tver
sampai gapura calluga
menjelma titik-titik salju
di halaman perpustakaanmu yang kuyu
jika kau ingat bajingan kologrivov
kau ingin memuntahkan isi pistolmu kembali
tapi di yuriatin, dusun
terpencil diselimuti salju
kau ingin menyendiri
membesarkan katenka1
menjadi guru di sekolah menengah di sana

 

di varikino
tatkala dokter zhivago membawa keluarganya
bermalam di sana
mereka telah terselamatkan
tatkala tentara putih menjarah
dusun sunyi itu
dokter zhivago telah pergi
istri dan anak-anaknya diboyong mertuanya
ke moskow
tapi zhivago terdampar di yuriatin
di sini dokter zhivago dibentuk kebiasaan yang salah
jatuh ke pelukan lara larissa
berhari-hari zhivago berada di atas kereta
turun di stasiun kereta kota moskow
sambil berlari tersengal
lalu ditikam serangan jantung
lara larissa mengejarnya dari yuriatin
mendapati zhivago
menghembuskan nafas terakhir:
kebenaran hanya dicari oleh perorangan
dan mereka ini memutuskan hubungan
dengan orang-orang yang tidak cukup mencintai
berapa banyak di dunia ini
yang kukuh pada kesetiaan
sangat sedikit sekali
saya kira orang harus setia
kepada keabadian
yang menjadi kata lain dari hidup
kata yang justru lebih kuat untuk abadi.

 


1). Katenka, anak Lara Larissa, seorang perempuan tingkat SMP, atau baru lepas Sekolah Dasar.

Ciputat, 20-12-2005

Juftazani, lahir di Pekanbaru, 11-11-1960. Menulis puisi sejak duduk di bangku PGA Negeri Pekanbaru 1974 - 1980. Lantas meneruskan tradisi kepenulisannya selama kuliah di Fak.Adab IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dari tahun 1981-1988. Tulisannya banyak dimuat berbagai media pusat dan daerah seperti PR,Bandung, Bandung Pos, Masa Kini Yogya, Berita Nasional Yogya, Haluan Padang, Riau Pos Pekanbaru, Republika, Berita Buana, Media Indonesia dll. Berasal dari kedua orang tua penganut Tharekat Naqsyabandiah. Ketika ia tinggal di Yogyakarta, ia tertarik memasuki Tarekat Idrisiyah di Tasikmalaya dan diteruskan di Jakarta dari tahun 1988 sampai sekarang. Pernah menjadi ketua Lingkaran sastra Nukleus, UIN Syahid Jakarta 2003-2005. Pernah menjadi peneliti (Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Univ.Paramadina Jakarta.Kemudian peneliti pada Lembaga Studi Islam dan Kebudayaan (LSIK) Ciputat. Pernah pula menjadi redaktur Koran “Online” RIMANEWS. Kini bekerja sebagai editor penyair, dan reporter di hari KONFRONTASI.*****

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...