21 November 2018

Kenangan : Puisi Nia Samsihono

Sentuhan itu
Bertahun lamanya membeku
Di hati perempuan biru

Sebuah dunia
Kau jadikan ajang rasa
Yang menjungkirbalikkan fakta
tempatku di situ berkelana

Awalnya adalah tawa
Sebuah senda mengawali gurau canda
Wajahmu penuh dengan cahaya
percaya yang membuatku terpana
Lalu aku berlari dalam pusaran kala
kenangan demi kenangan yang kita pugar penuh warna
Lalu kita namakan cinta

Bagai selembar daun yang terbawa bayu
Mengembara dari waktu ke waktu
senyum terpahat rindu tersemat pilu
Kedukaan telah kulampaui dengan cerita yang membuat luka yang dapat

sembuh karena ketulusanmu berkata
Aku bagaikan terbang ke nirwana yang terasa entah oleh rengkuhan

pelukanmu penuh kehangatan membara dan membuatku lupa segala

Kenangan itu menjadi kekuatan kita
tetap menegakkan cinta
di kehidupan fana

Jakarta, 30 Mei 2015

___________________________________________________________________

Nia Samsihono, saat ini tinggal dan berkarya di Jakarta, Puisi-puisinya masuk dalam Antologi "Tujuh Perempuan Langit" (K)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...