26 May 2018

Bermula di Facebook Lukisan Pemuda Minang, Irnal Sugama Kini Dikenal di Dunia

KONFRONTASI -  Lukisan karya Irnal Sugama pria asal Minangkabau berhasil memikat pencinta seni luar negeri.

Mulanya, ia hanya menjualnya melalui Facebook, tapi kini sudah lumayan banyak pesanan dari seantero dunia. 

Sebelumnya, pemuda berambut panjang ini merantau ke Kota Bandung untuk menuntut ilmu.

Ia datang ke Bandung bermodalkan tekad dan komitmen.

 

Irnal Sugama dan karyanya. (Instagram @irnals)

 

Irnal Sugama dan karyanya.

 

Irnal Sugama dan karyanya. (Instagram @irnals)

Irnal tetap bertahan dengan segala keadaan, walaupun tidak memiliki tempat tinggal.

Ia tetap meneruskan kuliah demi mimpi yang ingin dia capai.

"Awal kuliah saya tidur di pos satpam dan mandi di kampus," ujar Irnal alumni mahasiswa seni rupa Universitas Pendidikan Indonesia saat ditemui di sekretariat seni rupa pada Kamis, (14/6/2017).

Membangun relasi dengan para seniman membuat Irnal diundang ke acara kesenian.

Sayangnya, Ia kadang tidak mendapat bayaran.

Ia mengatakan tidak mencari uang ketika mendapat undangan tetapi dirinya datang untuk mencari kepuasan.

Irnal mencoba memperkenalkan hasil karyanya melalui kaus yang ia jual, karena menurutnya semua kalangan bisa menikmati karya seni.

Irnal Sugama dan karyanya.

Irnal Sugama dan karyanya. (Instagram @irnals)

Hingga akhirnya dia mempublish karyanya ke Facebook.

Tidak lama pesanan dari luar negeri datang kepada dirinya dimulai dari komunitas cangklong dari United States.

"Tidak hanya mendapat uang dari lukisan, saya mendapat hadiah kiriman seperti sepatu, baju, dan cangklong US," tambahnya.

Kini karya lukisannya dijual hingga Jerman, Rusia, Ukraina, bahkan Amerika.

"Jerman itu minta pesanan desain untuk di gitar, ada juga untuk di 1000 gelas macem-macem pokonya," ujar pria yang bercita-cita membuka kelas terapi mental dengan cara melukis.

Irnal Sugama dan karyanya.

Irnal Sugama dan karyanya. (Instagram @irnals)

Bahkan Irnal dihubungi oleh orang Amerika untuk melukis di cafenya.

Pemilik cafe menginginkan lukisan karyanya memenuhi setiap temboknya.

Untuk pembeli luar negeri yang melukis tema pipa harga lukisan ukuran A5 dijual dengan harga 50 Dollar Amerika, sedangkan untuk hasil karya di 1000 gelas mug dijual 5 Dollar Amerika per gelasnya.

Saat ini kaosnya dijual dari Sabang hingga Merauke.

Ia berharap masyarakat Indonesia bisa menikmati lukisannya karena karyanya bukan testimoni dari orang luar negeri.

Irnal Sugama dan karyanya.

Irnal Sugama dan karyanya. (Instagram @irnals)

"Kalau cuma dapet testimonials dari luar orang-orang cuma ikutan suka bukan beneran suka dan harga saya jadi mahal," jelasnya.

Ia mengatakan ada anak SMP dari Sulawesi yang ingin membeli karyanya, Ia hanya menjual Rp 50.000 untuk ongkos kirim saja.

Irnal mengatakan kadang Ia kebingungan ketika ditanya berapa harga lukisannya.

Kegelisahan tentang dirinya membuat Irnal terus bergerak dan tidak berhenti melukis.

Lewat hobinya, Ia mencari kepuasan batin sekaligus biaya untuk bertahan hidup.

"Tetap berpikir positif dan berkarya," pesan Irnal kepada teman-teman yang gelisah akan eksistensi diri di usianya. (Juft/Trbn)

Category: 
Loading...