26 May 2018

Politik

Jokowi Sentil Keras SBY soal Subsidi BBM?

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat telinga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdengung kencang melalui sentilan kebijakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintahan sebelumnya. Menurut Jokowi, pada pemerintahan SBY dengan menggelontorkan subsidi BBM lebih dari Rp340 triliun, tidak mampu menyeragamkan harga BBM menjadi satu harga di seluruh pelosok negeri. Sebaliknya, di tangannya dia mengklaim mampu menyeragamkan harga BBM menjadi satu harga di penjuru pelosok negeri.

Rakyat Malaysia Patungan Untuk Membantu Mahathir Pangkas Utang Negara

KONFRONTASI -   Sebuah gerakan penggalangan dana oleh publik muncul di Malaysia. Rakyat di negara itu ramai-ramai patungan untuk membantu Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad memangkas utang negara yang telah mencapai RM1 triliun atau sekitar Rp3.595 triliun.

HM Prasetyo: Kejagung Tahan Tersangka Kasus Dapen Pertamina

KONFRONTASI -  Kejaksaan Agung memastikan akan menahan tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) tahun 2013-2015, Betty Halim.

"Surat MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) dikatakan lari kencang, bukan, kita (Kejagung) tetap lari kencang terus, ada atau tidak ada surat," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Jumat (25/5).

Media Massa Diingatkan Tak Bangkitkan Paham Radikal

KONFRONTASI -  Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menilai media massa memiliki peran penting dalam upaya pemberantasan tindak pidana terorisme. 

Dia meminta media tidak justru ikut membangkitkan terorisme atau paham radikalisme."Jangan memviralkan narasi-narasi paham radikalisme yang 'mengglory-fikasi' ini teroris," kata Mbai dalam diskusi MNC Trijaya Network bertajuk Pemberantasan Terorisme di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5/2018).

Harus Diawasi Perpres Keterlibatan TNI Tangani Terorisme yang Lagi Disusun Pemerintah

KONFRONTASI -  Setara Institute kurang terlalu yakin dengan Perpres keterlibatan TNI dalam ikut menangani teroris. Karenanya meminta kepada masyarakat untuk mengawasi pembahasan Peraturan Presiden terkait pelibatan TNI yang akan disusun oleh pemerintah tersebut.

Menurut Ketua Setara Institute Hendardi, hal itu dilakukan agar substansi yang mengatur pelibatan TNI dalam Perpres tersebut tidak melampaui UU Antiterorisme yang baru saja disahkan oleh DPR.

Pesantren Nusantara Mengadakan Buka Puasa Bersama Warga Amerika.

 

Oleh: Imam Shamsi Ali* 

 

 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Ramadan di Amerika kali ini diramaikan dengan ragam kegiatan, baik untuk masyarakat Muslim sendiri maupun untuk teman-teman non Muslim sekitar, khususnya para tetangga-tetangga masjid atau Islamic Center.

Tapi tahun ini bagi kami ada yang lebih istimewa. Karena untuk pertama kalinya kegiatan berbuka puasa (Iftar) bersama komunitas sekitar akan dilaksanakan di lokasi pesantren pertama Amerika, tgl 9 Juni 2018 mendatang.

Foto: Lokasi Jenazah 'Dibuang' di TPU Jakbar yang Bikin Heboh

KONFRONTASI -  Media sosial dihebohkan oleh foto jenazah yang terlihat seperti dibuang di area semak-semak. Begini lokasi pemakaman tersebut.(KONF/DETIK)

Awasi Perpres Keterlibatan TNI Tangani Terorisme yang Lagi Disusun Pemerintah

KONFRONTASI - Setara Institute kurang terlalu yakin dengan Perpres keterlibatan TNI dalam ikut menangani teroris. Karenanya meminta kepada masyarakat untuk mengawasi pembahasan Peraturan Presiden terkait pelibatan TNI yang akan disusun oleh pemerintah tersebut.

Menurut Ketua Setara Institute Hendardi, hal itu dilakukan agar substansi yang mengatur pelibatan TNI dalam Perpres tersebut tidak melampaui UU Antiterorisme yang baru saja disahkan oleh DPR.

Ucok Sky KhadafI :Jika Pemerintah Cerdas, Mestinya Tunjangan PNS Buat Nyicil Utang

KONFRONTASI - Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bulan Ramadhan 2018 merupakan bulan pesta. Sebab, di bulan ini pemerintah secara tiba-tiba mengumumkan bahwa mereka mendapat jatah dua tunjangan, yakni Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13.Direktur Center For Budget Analysis Uchok Sky Khadafi menilai dasar dua tunjangan ini diberikan kurang tepat.

Huh, Polisi Tegas Terhadap Penghina Presiden Tapi Tidak Kepada Penghina Ulama

KONFRONTASI -   Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma memuji kesigapan aparat kepolisian yang langsung menangkap seorang pemuda etnis China penghina Presiden Joko Widodo dalam waktu tidak sampai 24 jam."Salut untuk aparat kepolisian yang sangat sigap bertindak," kata Lieus dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (24/5).

Pages