18 November 2018

Politik

BPN: Politisi yang Tak Peduli Disabilitas Adalah Genderuwo yang Sontoloyo

KONFRONTASI -  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyebut jika politisi yang tak peduli terhadap hak-hak disabilitas sama saja seperti genderuwo yang tidak punya perasaan.

“Politisi yang tidak peduli terhadap hak-hak disabilitas ya sama saja dengan genderuwo yang sontoloyo. Kan ini sudah disahkan undang-undangnya, sudah dua tahun sejak 2016 lalu tapi kenapa PP itu tidak juga dikeluarkan. Ini kemana hati nuraninya?” ucap Andre melalui keterangannya, Minggu (18/11/2018).

Bupati Bekasi, Neneng Kembalikan Uang Suap Meikarta Rp3 Miliar ke KPK

KONFRONTASI -  Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY) telah mengembalikan uang sebesar Rp3 miliar kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Bupati Pakpak Bharat yang Di-OTT KPK Punya Harta Rp 43,7 M

KONFRONTASI -   KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah.

Otorias KPK OTT Lagi Seorang Kepala Daerah di Sumatra Utara

KONFRONTASI -   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini lembaga antikorupsi tersebut menangkap tangan seorang Kepala Daerah di Sumatra Utara, kepala dinas, pegawai negeri sipil, dan pihak swasta.

Berdasarkan informasi dari KPK, terdapat enam orang yang diamankan. Dua orang diamankan di Jakarta, sedangkan empat lainnya di Medan.

Tim BPN Tidak Pernah Sebar Hoax Megawati Tidak Perlu Mengasihani Prabowo

KONFRONTASI -   Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri  mengaku terganggu dengan orang-orang di sekeliling Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo dengan cara yang tidak pantas. 

"Kan kasihan ya. Kalau saya bilang, kasihan Beliau (Prabowo). Kenapa orang di lingkungannya seperti begitu?" kata Megawati saat memberikan pembekalan kepada caleg PDI-P, di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Adakah Efek Dukungan PPP Djan Farid untuk Prabowo-Sandi?

KONFRONTASI -   Dukungan PPP versi Muktamar Jakarta (Djan Farid) terhadap pasangan Capres Prabowo Subianto--Sandiaga Uno di Pilpres 2019 dinilai tidak berpengaruh karena tidak memiliki mesin partai yang bisa digerakkan.

Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong mengatakan PPP yang memiliki mesin partai adalah kubu Romahurmuziy (Romi) yang telah memberikan dukungan pada petahana Presiden Jokowi. Karena itu, dia menyebut langkah yang diambil PPP pimpinan Humphrey Djemat itu sebagai bluffing politik.

Menteri Rini Puji PLN Setinggi Langit Meski Merugi Rp 18 T

KONFRONTASI -  Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno memuji setinggi langit upaya PT PLN (Persero) untuk bertahan dalam gejolak ekonomi global sepanjang tahun ini.

Penjelasan BIN Soal Radikalisme di 41 Masjid Pemerintah

KONFRONTASI -   Badan Intelijen Negara (BIN) menjelaskan informasi tentang adanya 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme. Informasi tersebut berdasarkan hasil survei kegiatan khotbah yang disampaikan penceramah. 

Juru Bicara BIN Wawan Hari Purwanto menjelaskan, survei itu dilakukan oleh P3M NU yang hasilnya disampaikan kepada BIN sebagai peringatan dini atau early warning. Kemudian,survei itu  ditindaklanjuti dengan pendalaman dan penelitian lanjutan oleh BIN. 

Gerindra Anggap Jokowi Lebih Pro Pengusaha Asing

KONFRONTASI - Pemerintahan Joko Widodo dinilai sudah benar-benar keterlaluan mengabdikan diri pada kepentingan asing.Paket ekonomi ke-16 yang diumumkan Menko Perekonomian Darmin Nasution di Istana Negara hari Jumat kemarin (16/11) memberikan kesempatan kepada pihak asing untuk menguasai sebesar 100 persen 54 bidang usaha yang selama ini masuk dalam Daftar Negatif Investasi (DNI).

Belajar Dari Malaysia Dan Maladewa, Rakyat Memilih Pemimpin Anti Dominasi China

KONFRONTASI -   Setelah Malaysia kini Maladewa memperlihatkan bahwa sebagian besar rakyat akan memilih pemimpin yang menolak dan melawan dominasi negara lain, khususnya Republik Rakyat China (RRC) di dalam negeri.“Pemimpin-pemimpin yang dimenangkan rakyat adalah yang menolak dominasi China,” ujar peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra, Minggu pagi (18/11).

Pages