20 April 2019

Opini

Waspadai! Para Penangguk Ikan di Air Keruh

Oleh : Hersubeno Arief

 

 

Kamis dinihari (18/4) pasca pencoblosan,  sejumlah masjid di Jakarta menjadi korban aksi vandalisme. Dua diantaranya yang menjadi korban adalah masjid saling bertetangga di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. 

Keduanya adalah Masjid Jami' Al Hikmah di Cilandak Barat dan Masjid Nurul Falah di Karang Tengah yang berjarak sekitar satu kilometer.

Jokowi Kalah dan Jatuh: Catatan untuk Pilpres 2019

 

oleh M Rizal Fadillah

Deklarasi kemenangan Prabowo berdasar Real Count yang masuk dinilai menyenangkan para pendukung. Satu hal yang terepresentasi dengan ini adalah semangat perlawanan. Semua tahu ini deklarasi dini, tapi semua juga memahami ini adalah deklarasi perlawanan. Melawan rekayasa Quick Count dan melawan kecurangan-kecurangan vulgar yang terjadi dimana-mana demi memenangkan Jokowi dengan segala cara.

JOKOWI DIPASTIKAN TIDAK MENANG PILPRES 2019

Oleh: Restu Bumi

Nih saya Bongkar kenapa TKN lesu saat lihat Quick Count dan (Saat itu) gak berani Deklarasi kemenangan padahal Hasilnya memenangkan Jokowi tidak seperti saat Pilpres 2014.

Sekedar Catatan...  
Di belakang Jokowi ada Yusril Pakar ahli Tata Negara.

Demokrasi Terancam: Kematian Jangan Dicari, Kalau Datang Jangan Hindari

KEMATIAN JANGAN DICARI,  KALAU DATANG JANGAN HINDARI

(Dr. Syahganda Nainggolan,  Sabang Merauke Circle)

J,  relawan sebelah, memposting suasana tidak gembira di kelompok mereka. Saya membalas postingan "Bagaimana suasana di sana J,  apa happy merasa menang? ",  tanyaku.  " Enggak bang,  semua wajah pada suram",  katanya.

Perjuangan Belum Berakhir Jenderal

Se-Indonesia geger ketika hasil Quick Count (QC) mulai muncul di TV tanggal 17 April 2019 kemarin. para pendukung Jokowi tenggelam dalam euforia kegembiraan seolah-olah pertandingan sudah selesai, dan pendukung kubu Prabowo ambruk moralnya. saya baru sadar efek moral ini sesudah dengar cerita dari berbagai pihak. ada yang sampai stress, ada yg nangis-nangis, ada yg kepikiran mau pindah dari Indonesia, ada yg jadi loyo...

Bahkan saya sendiri pun menghalami moral breakdown itu.

Prabowo Harus Berlanjut

KONFRONTASI-Saya mencatat dan pernah menulis ketika, koalisi Indonesia Hebat memperluas koalisinya dengan cara memecah PPP dan Golkar, serta mengangkat Jaksa Agung dari Partai Nasdem dan selanjutnya aparat penegak hukum menjadi alat politik, maka demokrasi hanya akan jadi prosedur mempertahankan kekuasaan.

Bagaimana Cara Menipu Dengan Statistik?

KONFRONTASI-Judul di atas saya pinjam dari Darrell Huff. Buku “Bagaimana Menipu dengan Statistik”, dia tulis 65 tahun lalu.

Banyak orang-orang gelisah karena beberapa TV menyajikan quickcount (QC) dengan hasil yang ditampilkan menonjol di tengah layar, dengan huruf besar Jokowi 54%: Prabowo 44%. Sedikit di atasnya data masuk sudah 70%.

Para ahli survei lalu dengan segala argumen menjelaskan bahwa dengan QC ini maka sudah jelas Jokowi akan presiden lagi.

Hitung Cepat SOHN Foundation Denmark: Prabowo 58,5% dan Jokowi 42,3%

KONFRONTASI- Pemilihan Umum Presiden Indonesia sudah terlaksana dengan baik pada 17 April 2019, meskipun ada yang tidak puas atau berpendapat pemilu penuh kecurangan, boleh saja dan kita serahkan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Bawaslu. Tetapi saya menyanjung tinggi kepada aparat keamanan dari TNI serta Polri yang membuat Pemilu kemarin berjalan lancar.

Surat Terbuka Untuk Megawati: Mari Berhenti Mendzolimi Pak Prabowo

Apa kabar Mbak Ega? (demikian saya bisa memanggilnya). Saya Ratih Ratna Poernami, teman berjuang mbak Ega. Bahkan kita berdua satu kamar pada Kongres Luar Biasa PDI (belum pakai Perjuangan) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya 26 tahun lalu yaitu tahun 1993.

Ayo mbak kita melawan lupa dengan apa yg kita alami saat itu:

1.Kita berdua menjadi utusan KLB, saya sebagai Ketua PDI Jakarta Selatan ex officio dan mbak Ega sebagai utusan yg dipilih melalui Konpercabsus PDI Jaksel

Kematian Jangan Dicari, Kalau Datang Jangan Hindari

Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan

 

J,  relawan sebelah, memposting suasana tidak gembira di kelompok mereka. Saya membalas postingan "Bagaimana suasana di sana J,  apa happy merasa menang? ",  tanyaku.  " Enggak bang,  semua wajah pada suram",  katanya.

Pages