20 October 2019

Opini

Sang Juru Damai Itu Adalah Jusuf Kalla

Oleh:  Shamsi Ali*

 

 

Tanggal 20 Oktober ini berakhirlah sudah tugas Bapak Jusuf Kalla atau yang lebih dikenal dengan sebutkan JK sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebuah posisi yang tidak saja dijabat dengan baik. Tapi sekaligus bersejarah. Karena baru kali ini dalam sejarah Indonesia ada seorang Putra bangsa yang menjabat Wakil Presiden dua kali di bawah dua Presiden yang berbeda.

JK Sang Juru Damai!

Oleh: Shamsi Ali* 

Tanggal 20 Oktober ini berakhirlah sudah tugas Bapak Jusuf Kalla atau yang lebih dikenal dengan sebutkan JK sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebuah posisi yang tidak saja dijabat dengan baik. Tapi sekaligus bersejarah. Karena baru kali ini dalam sejarah Indonesia ada seorang Putra bangsa yang menjabat Wakil Presiden dua kali di bawah dua Presiden yang berbeda. 

Renungan Kebangsaan: Rizal Ramli Bertanya, Untuk Siapa Kalian Bekerja?

KOLONIALISME Belanda di Nusantara sebenarnya dilakukan terutama bukan dengan operasi militer, melainkan kebanyakan lewat perjanjian dengan raja-raja atau pangeran setempat.

Intinya, karena elit kekuasaannya mau diajak berkongsi dengan penjajah.

Jumlah tentara VOC dan Hindia Belanda* tidaklah terlalu besar. Kalah besar kalau dibandingkan dengan Inggris, sehingga saking besarnya, wilayah jajahan Inggris adalah yang terluas di dunia.

Belajarlah Menghargai Bangsa Sendiri

Oleh:Shamsi Ali* 

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis sebuah artikel dengan judul imagining Indonesia. Hal demikian saya tuliskan karena sebagai anak bangsa yang sudah sangat lama tinggal di luar negeri saya sekali-sekali meneropong Indonesia dari luar dengan mata lugu (an innocent eye). Mencoba melihat secara jujur kelebihan-kelebihan negeri dan juga kekurangan-kekurangannya. 

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih Dalam Diskursus RUU KPK

Oleh Ainul Mizan

Masih hangat menjadi bahan diskursus mengenai RUU KPK. Sebagian ada yang kontra hingga mendesak untuk diterbitkannya Perppu KPK. Ada pula yang pro dengan RUU KPK. Fraksi PDIP menolak presiden menerbitkan Perppu KPK (www.jurnalmuslim.com, Rabu 9/10/2019). Begitu pula koalisi pendukung presiden bersikap negatif atas wacana Perppu.

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Oleh: Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

99,99 persen Gerindra gabung istana. Tak ada lagi ruang untuk berpikir oposisi bagi Gerindra. Bicara Gerindra, maka tak ada ubahnya bicara Prabowo. Sebab, di tangan Prabowo semua keputusan Gerindra dibuat. Sama halnya dengan Demokrat, PDIP dan Nasdem. Otoritas partai mutlak di tangan ketua umumnya.

Petaka Menteri 'Terbalik' yang Doyan Bunga Utang Tinggi

 Periode pertama pemerintahan Joko Widodo ditutup dengan catatan hitam dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut defisit neraca perdagangan semester I-2019 sebesar US$1,9 miliar.

Media-media menyebut, tekor hingga US$1,9 miliar ini, merupakan defisit neraca perdagangan terburuk sepanjang pemerintahan Jokowi. Bahasa sederhananya: petaka. Inilah kiranya salah satu hasil kerja, kerja, kerja dari seluruh tim ekonomi pilihan Jokowi di periode pertama.

Deklarasai Oposisi Ala Rocky Gerung, Siapa Mau Gabung?

Manuver dan pilihan politik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo membuat Rocky Gerung “ingkar” janji.  

Tanpa menunggu pelantikan presiden, dia sudah mengumumkan sikapnya: Oposisi terhadap Prabowo! 

Rocky bahkan berjanji akan berkeliling Indonesia, mengajak para kampret (mantan pendukung Prabowo) bergabung bersamanya.

“Benar. Deklarasi sebagai oposisi terhadap Prabowo terpaksa saya majukan,” ujar Rocky dalam tayangan perdana resonansi.tv ( berbasis youtube ) Selasa (15/10).

Surat Terbuka untuk Presiden: Inpres BPJS? Jangan, Please Deh!

KONFRONTASI-Pak Presiden Joko Widodo, saya mau tanya, kabarnya sampeyan tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) yang menetapkan penunggak iuran BPJS Kesehatan tidak bisa mengakses pelayanan publik. Benarkah?

Pak Joko, kabarnya, aturan ini bakal mengatur penunggak iuran BPJS Kesehatan tidak akan bisa memperpanjang paspor, SIM, mengurus anak sekolah, tidak bisa mengajukan kredit perbankan, hingga tak bisa mengurus administrasi pertanahan. Benarkah?

Surat Terbuka Untuk: Yth. Seluruh Rektor Universitas/Pimpinan Perguruan Tinggi Se Indonesia.

Yth. Segenap Mahasiswa Universitas /Perguruan Tinggi Se Indonesia.

 

Dengan hormat,
Sebagai purnawirawan TNI yang di tahun 1998 mengetahui secara langsung bagaimana mahasiswa melakukan demo, kepada tersebut alamat perkenankan saya menyampaikan pendapat sebagai berikut:

Pages