21 February 2018

Khazanah

Orang Tzotzil, Komunitas Muslim Asli Meksiko

KONFRONTASI -  Siapa sangka, keturunan Suku Maya di Meksiko yang disebut orang Tzotzil banyak yang beragama Islam. Mereka pun dapat ditemui di dataran tinggi Chiapas.

Meksiko memang bukan negara Muslim, tapi bukan berarti tidak ada umat Muslim di sana. Ada orang Tzotzil yang hidup dengan menjalankan syariat Islam di negara itu. Orang Tzotzil ini merupakan satu-satunya suku asli Maya Meksiko yang menganut agama Islam.

Di Negara Meksiko, Banyak Pengikut Katolik Pindah ke Agama Islam

KONFRONTASI -  Menurut Pew Research Center, Meksiko akan menjadi  negeri dengan jumlah Muslim mencapai  126.000 jiwa, di  tahun 2030, naik dari 111.000 pada tahun 2010. Meskipun Katolik telah menjadi agama yang dominan di Meksiko selama lima abad , jumlah umat Katolik telah menurun menjadi 82,7 persen , dari 96,7 pada tahun 1970, tambah Pew Research Center, Jum’at,14/2/2014 .

Tanggung Jawab Menjadi Generasi Muslih

Konfrontasi - Manusia lahir ke dunia membawa beban tanggung jawab, baik terhadap dirinya, sesamanya, lingkungannya, maupun Allah SWT. Selain untuk memakmurkan dunia dengan mengolah apa yang ada untuk kemaslahatan, ada tanggung jawab yang juga besar, yakni untuk melakukan perbaikan atas berbagai kerusakan yang telah terjadi, baik itu kerusakan secara material, moral, maupun spiritual (ruhaniah). Dalam Alquran, orang yang memperbaiki diistilahkan dengan kata “mushlih”. Dari akar kata yang sama pula kata “shalih” (saleh) muncul.

Peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Masaru Emoto pun Masuk Islam

KONFRONTASI -  PADA 2003, Masaru Emoto adalah seorang seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Jepang, melalui penelitiannya mengungkapkan suatu keanehan pada sifat air. Ia menemukan bahwa partikel molekul air ternyata bisa berubah-ubah tergantung perasaan manusia di sekelilingnya yang secara tidak langsung mengisyaratkan pengaruh perasaan terhadap klasterisasi molekul air yang terbentuk oleh adanya ikatan hidrogen.

Tiada Waktu Berhenti untuk Berdzikir

Oleh: Luthfi Bashori

Jika ada orang bertanya, kapan sejatinya waktu yang diperintahkan untuk dzikir kepada Allah itu?

Tasawuf Sudah Hadir Tatkala Malaikat Jibril Menanyakan Kepada Nabi Muhammad Saw Tentang Islam, Iman dan Ihsan

Oleh: Syekh Muhammad Fathurrahman M.Ag

 

di riwayat kan dari ummar bin khotob ra.

ketika kami sedng duduk di sisi nabi shalalahu alahi wasallam,tiba tiba muncul ke arah kami seorang laki laki,sangat putih pakain nya,hitam pekat rambut nya,tidak tampak pada tumbuh nya tanda tanda sehabis dari berpegian jauh dan tiada seorang pun di antara kami mengenal nya.lalu orang itu dudukdi hadapan nabi SAW dengan menyandar kan kedua lutut nyapada kedua lutut beliau serta meletakan kedua telapak tanganya di atas kedua paha beliau dan berkata

Seperti Apa Kematian Kita?

Oleh: Rochma Yulika

Hidup selalu berbatas dengan kematian. Lantaran batasan yang pasti itulah seharusnya membuat kita banyak merenungi kesalahan diri. Kita akan sibuk berbenah. Kita akan semakin istiqamah menjalankan amanah. Bukan justru berbalik arah. Menjauh dari jamaah dakwah, dan terjerumus ke jalan yang salah.

Tags: 

Kerinduan Hati Orang Beriman

Oleh: Luthfi Bashori

Aljaar qablal daar (mencari tetangga sebelum mencari rumah)

Ungkapan tersebut di atas sangatlah dalam maknanya. Jika disesuaikan dengan permasalahan kemasyarakatan maka dapat memberi pemahaman, bila ada seseorang yang akan pindah dan mencari rumah baru, maka yang perlu dipertimbangkan adalah mengenal lingkungannya terlebih dahulu, bukan mendahulukan bentuk rumah yang akan dipilih.

Bitcoin Halal atau Haram?

KONFRONTASI-Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia Cholil Nafis secara pribadi menanggapi soal hukum halal dan haram Bitcoin yang menjadi alat tukar daring dan sebagai sarana investasi masyarakat.

Tags: 

Keutamaan para Penghafal Al Quran

Allah Ta'ala, berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتٰبَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجٰرَةً لَّنْ تَبُورَ
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,"
(QS. Fatir 35: Ayat 29)

Pages