26 February 2017

Khazanah

Muhasabah Diri

Wahai
Diri yang tak tau diri..
Dimana kamu berpijak tegak berdiri
Tempatmu mengais rejeki...???

Ini adalah bumi..
Ciptaan Rabbul Izzati...
Tuhan semesta alam ini...
Dari dunia hingga akhirat nanti...

Sombongnmu sungguh kelewatan
Dengan akal pinjaman kau ciptakan aturan
Kau campakkan aturan yg maha menciptakan
Kau ganti kebenaran dengan kebathilan

Wahai dulu yg pernah berjanji
Ketika disumpah oleh illahi Robbi

Detik-detik Pemain Barcelona, Adriano, Ucapkan Syahadat

KONFRONTASI -  Ketika seorang non-muslim yang akhirnya memutuskan untuk bergabung dan mempercayai Islam sebagai Agamanya tentunya merupakan hal yang begitu mengharukan, dimana kepercayaan di dunia ini tentu semuanya merupakan hal yang mengajarkan positif tidak ada di dunia ini Agama yang mengajarkan hal - hal yang negatif.

Islam merupakan salah satu Agama di Indonesia dari beragam Agama yang ada, dan Islam merupakan Agama yang Damai itu merupakan salah satu hal yang terus dikedepankan, sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad Saw.

Dudukkan Niat, Resapi Isi Hati Umat

Oleh: Mohammad Natsir*

Saya memahamkan, banyak sedikitnya, para da'i tentu sudah merasakan asam garamnya berdakwah. Apa peranan dakwah di dalam masyarakat, dan apa yang kita alami sebagai pribadi maupun sebagai kelompok du'at.

Ada senangnya. Ada susahnya. Ada juga rusuhnya.

Ada kadang-kadang kita bertanya, apakah hasil pekerjaan kita sebagai petugas dakwah? Karena tidak lekas tampak hasilnya. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu kadang-kadang sampai kepada kita.

Catatan KH Achmad Fathony: Geliat Ulama yang Terus Memandu Ummat

Alhamdulillah, saya tadi siang hingga sore ikut hadir dalam pertemuan para Habaib, Kyai, Cendekiawan dan para profesional di Pondok Pesantren Riyadhul Jannah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.

Beberapa Habaib dari Jakarta dan Solo hadir. Para kyai dan pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Jawa Timur juga hadir. Tampak antusiasme para ulama itu untuk terus berkesinambungan peduli krisis kebangsaan akhir-akhir ini.

Insinyur Asal Amerika Ini Temukan Hidayah Islam di Indonesia

KONFRONTASI-Dibesarkan di New York, Yusuf Burke menjalani sebagian besar hidupnya sebagai penganut Kahtolik, mulai dari sekolah Katholik hingga universitas. Namun, saat itu ia pun sudah memahami sedikit tentang Islam.

“Ayah saya dulu sempat bepergian ke Malaysia beberapa kali, jadi ia memiliki teman-teman Muslim,” tuturnya. Kadang keluarga Yusuf menerima mereka sebagai tamu.

Makrifat Pagi Yudi Latif: Saya Kata

Oleh: Yudi Latif

Saudaraku, kata-kata lebih sering tak memberi kata putus. Sebilah pisau kata menyayat kulit perasaan, mengeluarkan rembesan darah tak kenal reda. Nyeri lukanya menembus jantung hati, menuntut balas tikaman setimpal; iris-mengiris tiada henti.

Milyaran belati kata kita tusukan setiap hari, sejak bangun hingga peraduan; merayakan pesta darah perasaan secara kolosal, mentasbihkan pengguna media sosial terbesar keempat sejagat.

Ibadah Haji Cukup Satu Kali Saja

KONFRONTASI - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kembali mengingatkan publik agar melakukan ibadah haji satu kali saja dalam seumur hidup.

Hal itu menyusul terus meningkatnya antrean jemaah haji dari tahun ke tahun.

Walau Pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota haji beberapa waktu lalu, namun jumlah tersebut masih belum bisa mencukupi permintaan masyarakat Indonesia.

Si Panik Itu Sesungguhnya Anti Islam

Oleh: Hilmi Firdausi

Ceritanya ada orang panik,
Lihat ummat Islam begitu solid,
Dia tidak percaya, tidak menduga,
Ummat Islam Indonesia begitu militan membela agamanya.

Berbagai cara dilakukan oleh si Panik,
Dari menuduh ummat bayaran,
Sampai menghembuskan isu sektarian,
"Ayo jangan ke Arab-araban", kita ini Indonesia. Si panik lupa, agama mayoritas penduduk negeri ini turun di Arab.

Bendera Dan Kalimat Tauhid, Mana Yang Lebih Mulia?.

Oleh: Bayu T. Possuma, Ph.D*

Jika kalimat tauhid ditempel atau dituliskan kepada bendera dianggap menghina dan menodai. Maka setidaknya ada dua implikasi:

Pertama, Benderanya dianggap lebih mulia dan kalimat tauhidnya sesuatu yg rendah. Sehingga ketika bendera ditempeli kalimat tauhid, bendera tersebut menjadi rendah dan ternoda. Dan ini adalah bentuk kesyirikan.

Kedua, Kalau dianggap kalimat tauhidnya menodai bendera, maka kalimat tauhid dianggap sesuatu yg tercela, noda dan hina, krn bisa menodai bendera. Ini jelas masuk dalam penistaan agamanya.

Ini Kisah `Spiritual` Komposer Muda India AR Rahman Pindah ke Islam

KONFRONTASI -  Dia merasa ada kekuatan supranatural yang sangat besar dalam menjalankan seluruh dunia ini.

Beberapa bulan setelah mengumumkan keputusannya memeluk Islam, komposer muda terkenal India Yuvan Shankar Raja menceritakan alasannya. Alasan kenapa ia memilih beriman kepada agama yang dibawa Nabi Muhammad Saw itu.

Menurut Yuvan, keluarganya sangat religius. Namun sejak kecil, Yuvan memiliki pemikiran yang agak berbeda dari anggota keluarga yang lain. Dia merasa ada kekuatan supranatural yang sangat besar dalam menjalankan seluruh dunia ini.

Pages