25 June 2018

Khazanah

Gejala Lailatul Qadr Menurut Buya Hamka

Oleh: Fadh ahmad arifan
Alumnus MAN 2 Malang

Tak terasa umat Islam memasuki sepuluh malam terakhir di bulan Romadhon. Sebagian orang akan berikhtiyar semaksimal mungkin menambah frekuensi ibadahnya untuk meraih "Lailatul qadr".

Malam Ganjil 20 ke Atas, Kenali Lebih Dalam Tentang Tanda-tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar

Di bulan ramadhan, malam Lailatul Qadr adalah salah satu malam yang paling ditunggu kehadirannya oleh umat muslim. Oleh sebab itulah tidak heran jika di bulan ramadhan menjelang 10 hari terakhir di hari ganjil akan ada banyak orang yang berlomba untuk bisa mendapatkan keberkahannya. Salah satu alasannya tentu tidak lain adalah karena beribadah di malam yang sangat istimewa ini akan mendapatkan limpahan pahala yang lebih baik dari pada beribadah selama 80 tahun.

Raksasa Itu Ambruk Jua

Oleh: Denny JA

Ketika yang berimajinasi
Tak lagi dihormati,
Ketika para pemimpi dikebiri
Itu ujung sebuah negeri

Aku masih bocah
Ayahku dipenjara
Berapa kali ibu ajak aku
Katanya Ayah rindu

Tahun demi tahun kulalui
Ayah makin tak kukenali
Badannya kurus sekali
Walau mata tetap bernyali
Terkurung di balik terali

Bertahun ibu merana
Ayah pun mati di sana
Setelah dewasa
Kumengerti yang sebenarnya

Penganut Konghucu Serahkan Al-Quran Sulaman Terbesar Pada Jokowi

KONFRONTASI-Alquran sulaman yang diklaim terbesar di dunia, yang dibuat oleh pengrajin dari Provinsi Otonomi Khusus Muslim di China, Ninxia, akan diserahkan kepada Presiden Indonesia Joko Widodo pada malam perayaan Nuzulul Quran, atau malam turunnya kitab suci Alquran, malam ini.

Menengok Masjid Tertua di Padang Panjang

KONFRONTASI-Tak ada yang lebih teduh dari perpaduan suara alunan ayat suci Alquran dengan latar gemericik aliran air dari kaki gunung. Demikian sambutan yang didapati ketika menjejakkan kaki memasuki gerbang Masjid Asasi yang berada di Kelurahan Sigando, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Rabu (30/5) siang.

Khidmat lantunan ayat suci Alquran oleh sejumlah murid SD yang tengah mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan hadir dari pengeras suara, sedangkan gemericik air dipersembahkan oleh aliran air dari kaki Gunung Marapi yang terus menerus mengalir ke kamar mandi dan tempat berwudhu Masjid Asasi.

Jika dilihat dari kejauhan, atap Masjid Asasi akan mengingatkan Anda pada atap Masjid Agung Demak yang berbentuk limas dalam tiga tingkat. Namun ketika didekati bangungannya yang berjendela disemati hiasan ukiran mirip Rumah Gadang, rumah adat Sumbar.

"Atapnya ada yang berbentuk limas dan ada bagian yang berbentuk gonjong seperti pada Rumah Gadang. Masjid Asasi adalah masjid tertua di Padang Panjang, Sesuai namanya, Asasi diambil dari asas yang berarti dasar atau sesuatu yang jadi tumpuan," kata guru Taman Pendidikan Al Qur`an (TPA) Masjid Asasi G Datuk Pono Batuah.

Masjid Asasi tersebut berlokasi di Jalan Syeh Ibrahim Musa, Kelurahan Sigando. Untuk menuju ke sana, dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berdasarkan buku tentang 10 masjid tertua di Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, Masjid Asasi dinyatakan sebagai yang tertua kedua dengan perkiraan dibangun medio awal 1400.

Sedangkan berdasarkan kesepakatan para tokoh masyarakat dan pemuka agama sekitar masjid pada sekitar tahun 1900, disepakati bahwa masjid itu dibangun pada 1718.

"Sampai saat ini memang belum diketahui pasti kapan tepatnya dibangun karena memang belum dikaji. Namun yang jelas masjid ini adalah tempat berpusatnya aktivitas Islam dari empat nagari," terangnya.

Masjid Asasi dibangun atas gagasan masyarakat dari empat nagari yaitu Gunung, Paninjauan, Tambangan dan Jawo di lahan yang juga adalah hibah dari masyarakat.

Segala aktivitas keagamaan bagi warga dari empat nagari itu berlangsung di masjid tersebut.

Dari lahan yang dihibahkan warga untuk masjid ada yang berupa sawah. Sawah itu dikelola dan hasilnya dibagi dua, setengah untuk pengelola dan setengah bagian untuk pengurus masjid dan membeli keperluan masjid.

"Sampai saat ini pola tersebut masih berjalan dengan luas sawah yang dikelola empat tumpak, semuanya berada di Nagari Gunung," katanya.

Seiring perjalanan waktu dan berkembangnya ekonomi masyarakat, masing-masing nagari mulai membangun sendiri masjid di setiap nagari mereka untuk lebih memudahkan aktivitas keagamaan karena lokasi lebih dekat.

Namun Masjid Asasi tetap menjadi tempat warga Nagari Gunung menjalankan aktivitas agama.

Nagari Gunung terdiri atas empat kelurahan yaitu Sigando, Gantiang, Ekor Lubuk dan Ngalau. Sigando kini menjadi salah satu desa wisata, yaitu desa wisata budaya dan religi.

Masjid Asasi telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya karena usianya dan punya arti khusus dalam pendidikan dan keagamaan. Hingga saat ini bangunan tersebut telah dua kali diperbaiki secara keseluruhan tanpa mengubah bentuk aslinya.

Perbaikan yang dilakukan yaitu pada bagian atap yang semula berupa ijuk diganti menjadi atap seng dan perbaikan pada dinding kayu bagian dalam masjid.

Lalu ada perbaikan-perbaikan kecil di beberapa bagian seperti ukiran tapi hanya 10 persen, 90 persen sisanya masih ukiran asli. Ruang shalat yang lantainya kayu dan tiang utama juga masih asli, menunjukkan betapa kokoh hasil kerja dan material bangunan yang digunakan masyarakat zaman dulu.

Bagian dalam masjid berupa ruang lapang yang ditopang delapan tiang dan satu tiang utama atau tunggak tuo. Selain ruang lapang sebagai ruang shalat juga terdapat beberapa kamar.

Ada ruang shalat sebagai ruang utama, ada ruang arsip, pustaka dan gharin yang terpisah dari bangunan masjid.

Pada salah satu kamar, masih tersimpan benda kuno seperti brangkas dari Belanda yang sudah tidak bisa dibuka karena tidak ada yang mengetahui cara membukanya.

Di halaman tepatnya sisi kanan masjid, terdapat satu bangunan kecil menyerupairangkiang berfungsi sebagai tempat tabuh atau beduk. Semula bangunan sepertirangkiang itu berjumlah dua unit namun salah satunya hancur karena usia.

Kalau masuk waktu shalat tabuh dipukul, sekarang sudah berbeda karena teknologi sudah canggih. Tapi tabuh ini masih tetap digunakan.

Masjid Asasi beberapa tahun lalu sudah pernah diajukan pada Balai Pelestarian Cagar Budaya di Batusangkar untuk dikaji kapan tepatnya pembangunan dilaksanakan namun sampai saat ini belum terlaksana.

Sebelumnya juga pernah ada anggota DPRD yang mencoba menelusuri sejarahnya hingga ke Leiden di Belanda, namun sayangnya tidak ada izin untuk sekadar membuat salinan dari catatan sejarah masjid ini.

Hingga hari ini, Masjid Asasi masih berdiri kokoh dan menjadi tempat beraktivitas keagamaan bagi warga dan anak sekolah di sekitarnya.
 

Ini Malam, Malam Nuzulul Quran, Apa Saja Amalan yang Dilakukan Rasulullah SAW ?

KONFRONTASI -  Nuzulul Qur'an yang secara harfiah berarti turunnya AlQuran adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.

Al Qur'an diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.

Diyakini peristiwa Nuzulul Quran ini pada malam 17 Ramadhan.

Kilas Ramadhan: Puasa Dilakukan Makhluk Lain Selain Manusia

KONFRONTASI - Sesungguhnya puasa tidak hanya dilakukan oleh umat manusia saja. Beberapa makhluk hidup lainnya dalam fase tertentu kehidupannya dijalani dengan puasa. Demikian beberapa hal pokok ceramah agama disampaiakan Pasijianbangman Pusbintal TNI Mayor Laut (KH) Hardiman, S.Ag., M.Sc., pada acara Bakamla Town Hall Metting di Kantor Pusat Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi, No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/05/2018).

Harap akan Derajat Yang Tinggi di Sisi Allah

Oleh:  Ustaz Wido Supraha

 

 

 TELAH berkejaran manusia di muka bumi untuk meraih derajat tertinggi di mata manusia. Untuk tujuan besar ini, seluruh macam pengorbanan pun dilakukan setulus hati, tanpa mengenal lelah dan waktu. Untuk derajat yang didambakan di dunia terkadang bahkan yang halal menjadi haram, dan yang haram menjadi halal.

Adakah Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Itu Datang Kepadamu?

KONFRONTASI -  Semua umat muslim tentu sudah tahu betul bahwa pada bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Malam itu adalah malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang sangat diharapkan untuk didapatkan karena banyak terdapat keberkahan dan kemuliaan yang Allah berikan pada malam tersebut.

Tak heran jika banyak umat muslim di seluruh penjuru dunia banyak melakukan amal-amal kebaikan pada malam-malam yang ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan yang diperkirakan akan turun pada malam malam ganjil itu.

Apa dan Bagaimana Rasanya Berpuasa Ramadhan Selama 22 Jam Sehari?

KONFRONTASI -   Muslim di Islandia harus menjalani puasa Ramadhan selama 22 jam sehari dan hanya punya waktu sekitar dua jam untuk berbuka, salat Tarawih dan makan sahur.

Ibadah puasa dijalankan mulai terbit fajar hingga terbenam matahari. Di Indonesia, puasa dijalankan selama kurang lebih 13 jam. Namun di wilayah lingkaran Arktik atau Kutub Utara, waktu puasa bisa jauh lebih panjang, terutama bila berlangsung di musim panas.

Pages