25 November 2017

Khazanah

Waspada Lima Langkah Liberalisasi Agama Islam

Oleh: Nisdhan bin Rasyib
Aktivis Dakwah STID Mohammad Natsir

Kaum Sepilis (sekuler, pluralis, dan liberalis) telah gencar menyebarkan propaganda yang nampak Islami.

Berikut aneka PROPAGANDA LIBERAL dan jawaban kontra-logika sesat terkait :

1. PROPAGANDA SHOLAT.

“Buat apa SHOLAT kalau riya’ tidak ikhlas, karena tidak diterima oleh ALLAH SAW. Lebih baik bersihkan hati dulu, nanti kalau sudah ikhlas tidak riya’, maka baru shalat agar diterima oleh ALLAH SWT.”

TARGET...!!!

Pameran Pendidikan Islam Jaring 5.000 Calon Doktor

KONFRONTASI-Pameran Pendidikan Islam Internasional di ICE BSD Serpong, Tangerang, turut menggelar penjaringan para peminat studi pendidikan tinggi untuk mendapatkan beasiswa Program 5.000 Doktor dari Kementerian Agama.

Dalam gelaran pameran yang digelar Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama tersebut, disebar gerai pameran beasiswa program doktoral ke berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Tags: 

Renungan untuk Kebangkitan Islam Akhir Zaman: Sepuluh Level Bela Islam

Oleh: Ahmad Sastra 

 

Tags: 

Mari Merawat Warisan Ulama Nusantara

KONFRONTASI -  Tradisi keislaman yang telah dibangun oleh para ulama nusantara mengajarkan tentang keharmonisasi sosial dan kemaslahatan umat. Tradisi Islam tersebut menjadi salah satu pembentuk dan penopang jati diri bangsa saat ini.

Panglima Santri Nusantara, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan tradisi Islam yang diwariskan para ulama terbukti telah menjadi kekuatan nasional, serta menguatkan semangat dan nilai-nilai kebhinekaan.

Syekh Yusri Sebut Bangsa Yahudi Bertawassul dengan Baginda Nabi SAW

KONFRONTASI -  Syekh Yusri hafidzahullah Ta’ala wa ra’ah dalam pengajian tafsirnya menjelaskan bahwa bangsa Yahudi sejak dahulu kala telah bertawassul dengan baginda Nabi SAW sebelum baginda dilahirkan, yaitu agar mereka mendapatkan kemenangan ketika berperang melawan bangsa Arab.

Sebagaimana diketahui bahwa bangsa Yahudi adalah dikenal dengan bangsa yang berpendidikan, oleh karena Allah telah menurunkan kitab suci kepada Nabi-Nabi dari mereka, sehingga merekapun mendapatkan julukan ahlul kitab.

Imamah Merupakan Anugerah Allah yang Diberikan Kepada hambaNya

KONFRONTASI -  Syekh Yusri dalam pengajian tafsirnya menjelaskan bahwa gelar “Imam” adalah merupakan julukan kehormatan yang telah diberikan oleh Allah kepada hambaNya.

Yang diantaranya adalah Abu Al Anbiya (Bapak dari para Nabi) yaitu Nabi Ibrahim AS, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:

” وَإِذِ ابْتَلَى إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا قَالَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي قَالَ لا يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَ ”

Keturunan Spanyol Arancibia, Wajah Baru Muslim Hispanic AS

KONFRONTASI -  Tawa renyah terdengar di balik lereng bukit, pedesaan Bonita, San Diego Selatan, AS. Di lokasi itu, rupanya bermukim sebuah keluarga keturunan Spanyol. Arancibia, ya, demikian nama keluarga tersebut.

Sekelebat tidak ada yang berbeda dari keluarga tersebut. Namun, saat diperhatikan lebih dekat, keluarga Arancibia tidak serupa dengan imigran Meksiko yang berdomisili di San Diego. Keluarga Arancibia justru berasal dari Chili, negara di selatan Amerika.

Seuntai Do'a Pagi

Yaa Allah...
Ya Rahman...
Ya Rahim...
Bila hari ini masih menjadi bagian hidup kami...
Berikanlah kemudahan dan kelancaran untuk menjalaninya...

Bila kelopak mata kami masih dapat terbuka...
Bimbinglah penglihatan kami untuk senantiasa melihat kebaikan dan kebenaran...

Bila mulut kami masih diizinkan berucap...
Tuntunlah agar senantiasa mengatakan kejujuran...

Bila kaki kami masih diberi kemampuan untuk melangkah...
Hantarkanlah ke tempat2 yg menjadi ibadah kami...

Tags: 

Catatan Nasrudin Joha: Khilafah

Oleh: Nasrudin Joha

Ya, hari ini mungkin banyak yang sudah tidakd asing dengan istilah Khilafah. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi umat Islam di seluruh dunia untuk menerapkan syariat Islam dan mengemban misi dakwah Islam ke seluruh penjuru alam.

Ingat ! Khilafah ya? Bukan Khilafiyah, Khofifah, bukan pula khazanah.

Tegakkan Kepalamu! Hadapi Tantangan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim


Tak ada alasan untuk mengeluh. Jika kamu merasa kesulitan, itu karena belum menemukan cara untuk mengerjakan apa yang menjadi tugasmu. Jika kamu merasa berat, itu karena belum terbiasa. Jika kamu menjalaninya dengan sungguh-sungguh, bersama satu kesulitan, pasti ada kemudahan-kemudahan. In every single difficulty, there are many eases.

Pages