Global

Bak Film Zombie, Korban Corona di Wuhan Bergelimpangan di Jalanan

KONFRONTASI-Pemandangan menakutkan terlihat di Wuhan, China, tempat virus 2019-nCoV—jenis baru dari coronavirus—muncul dan menyebar. Di kota itu, beberapa orang yang terinfeksi virus terlihat ambruk di jalan-jalan di dekat gedung dan didekati para petugas medis berjas hazmat.

Orang-orang terinfeksi virus mirip SARS ini terlihat berbaring tak bergerak di lantai dan tanah di kota tersebut. Pemandangan ini membuat Wuhan kini dijuluki media Barat sebagai "zombieland".

Virus Corona Diduga Berasal dari Laboratorium Senjata Biologis China di Wuhan

KONFRONTASI-Virus mematikan yang kini menyebar ke penjuru dunia diduga berasal dari laboratorium di Wuhan terkait program senjata biologis China.

Dugaan itu diungkapkan pakar perang biologis Israel. Radio Free Asia pekan ini menyiarkan ulang laporan televisi Wuhan dari tahun 2015 yang menunjukkan laboratorium riset virus paling canggih di China yang disebut Wuhan Institute of Virology.

Laboratorium itu menjadi satu-satunya lokasi yang dideklarasikan di China yang mampu menangani berbagai virus mematikan.

Pasukan Irak Tembaki Kamp Demonstran

KONFRONTASI-Pasukan keamanan Irak menyerang tempat utama berkumpulnya pengunjuk rasa di Lapangan Tahrir Baghdad pada Sabtu, melepaskan tembakan peluru tajam dan gas air mata ke arah demonstran antipemerintah yang berbulan-bulan mangkal di tempat itu, Reuters melaporkan.

Tak ada laporan tentang korban tapi sedikitnya tujuh orang terluka dalam bentrok dengan polisi sebelumnya, kata sumber keamanan dan petugas medis.

Putin Minta Pengadilan Tinjau Ulang Vonis untuk Demonstran

KONFRONTASI-Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk meneliti apakah vonis bersalah yang dijatuhkan kepada pemrotes di Moskow Konstantin Kotov sesuai dengan undang-undang, kata Kremlin.

Satu pengadilan Moskow menghukum Kotov, seorang programer berusia 34 tahun, empat tahun penjara pada September karena partisipasi "yang diulangi" dalam demonstrasi yang tak diizinkan. Hukuman yang dijatuhkan berdasarkan sebuah undang-undang yang dikecam secara luas itu membuat protes tanpa kekerasan jadi pelanggaran pidana.

Indonesia Minta Malaysia Berperan Aktif Tangani Kelompok Abu Sayyaf

KONFRONTASI-Pemerintah Indonesia meminta Malaysia agar turut aktif mengantisipasi dan menangani perompakan kelompok Abu Sayyaf terhadap awak kapal di perairan Malaysia.

Usai diskusi panel "Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia" di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan dalam perompakan di perairan Malaysia, hanya WNI yang disandera, sementara warga negara Malaysia selalu dilepas.

Diserang Corona, Wuhan Berubah Jadi Kota Mati

 

 

KONFRONTASI - Nur Mussyafak, seorang mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Central China Normal University, Wuhan, bercerita mengenai situasi kota dan keseharian dia dan teman-temannya setelah penyebaran virus 2019-nCoV. Saat ini, Wuhan diketahui tengah dalam kondisi "lockdown" atau ditutup untuk mencegah penyebaran lebih lanjut virus tersebut.

Tangis Histeris Perawat Wuhan, Frustasi Tangani Pasien Virus Corona

Konfrontasi - Wabah virus Corona di Wuhan, China, yang kini sudah menewaskan lebih dari 40 orang telah menimbulkan kepanikan di seluruh dunia. Korban terus berjatuhan dan kasus baru selalu saja muncul.

Pemerintah China juga sudah menutup 13 kota di Provinsi Hubei, termasuk Wuhan, di mana virus itu pertama kali ditemukan. Warga pun semakin terkepung rasa ketakutan, ditambah kondisi kota yang semakin mirip kota hantu.

Dilaporkan South China Morning Post, Kepanikan Melanda Sejumlah Rumah Sakit di Wuhan

KONFRONTASI -  Rumah sakit di China dilanda kekacauan setelah dipenuhi oleh pasien yang mengantri di saat mereka berjuang untuk mengatasi serangan virus corona yang mematikan. Staf rumah sakit mengenakan pakaian pelindung seluruh tubuh, sementara para pasien menunggu untuk diperiksa atau diberikan tempat tidur dengan menggunakan masker.

Bukan Dikirim, Tukang Pos Ini Malah Timbun Puluhan Ribu Surat

KONFRONTASI-Seorang mantan tukang pos di negeri sakura, Jepang diseret ke meja hijau setelah polisi mendapai bahwa dia menimbun setumpuk surat di rumahnya.

Surat-surat tersebut seharusnya dia antarkan kepada alamat tujuan, namun justru dia timbun di rumahnya.

Masalah ini baru terungkap akhir tahun lalu, namun baru dipublikasikan ke publik awal tahun ini. Pihak kantor pos Jepang pun telah meminta maaf atas insiden tersebut dan berjanji untuk memastikan agar surat-surat tersebut mencapai tujuan yang dituju.

Pages