25 November 2017

Fashion

Menengok Indahnya Sulaman Xiang

KONFRONTASI-Johanes Galuh Bimantara, seorang jurnalis asal Indonesia, terpana saat melihat sebuah karya bergambar macan di hadapannya. Meski mirip lukisan, objek itu ternyata adalah karya sulam Xiang yang berasal dari Provinsi Hunan, China.

"Wah, tadi saya kira lukisan," kata Galuh yang bersama beberapa jurnalis Asia lainnya saat berkunjung ke Institut Riset Sulam Hunan di Changsha, China, pekan lalu.

Detail, komposisi, dan gradasi warna yang terpadu apik akan menipu mata setiap orang yang hanya sekilas melihatnya. Saat dilihat lebih dekat pun masih sulit memperhatikan serat-serat benang yang terjalin sangat rapat dan mendetail pada sulaman Xiang.

Benang yang digunakan lebih tipis dari rambut manusia, ujar Liu Xingxing, seorang pemandu di institut tersebut.

Seni sulam Xiang terkenal dengan gambar-gambar hewan seperti macan dan angsa, yang terkesan hidup. Tidak hanya mata, seluruh bagian tubuh hewan bahkan bulu juga disulam dengan ketelitian dan imajinasi tingkat tinggi agar bisa menciptakan efek tiga dimensi.

Teknik sulaman Xiang bahkan telah dikembangkan menjadi karya dua sisi, dimana sebuah karya memiliki dua gambar berbeda di setiap sisinya.

Li Qunying (45), seorang master sulam yang telah mempelajari teknik ini selama 30 tahun mengatakan bahwa gambar bunga dan burung adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai jika seseorang ingin mempelajari seni sulam Xiang.

Pada umumnya, sebuah desain gambar telah dicetak pada selembar kain putih transparan, sebelum kemudian disulam dengan teknik tumpuk dan gradasi.

"Tetapi kalau sudah master biasanya tidak membutuhkan desain, asal sudah ada struktur gambarnya mereka bisa menyulam hanya dengan mengandalkan imajinasi dan menambah detail-detail untuk memperindah karya," tutur Li.

Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah karya sulam sangat tergantung pada ukuran, desain dan kerumitan teknik yang digunakan.

Untuk karya berukuran 50x50 sentimeter bergambar bunga dapat diselesaikan dalam hitungan minggu, tetapi untuk karya berukuran besar hingga mencapai 1,5x3 meter membutuhkan waktu paling cepat tiga bulan, bahkan ada yang mencapai tahunan.

Karya berukuran besar dengan banyak detail biasanya dikerjakan oleh lebih dari satu penyulam. Institut Riset Sulam Hunan memiliki lebih dari 100 penyulam dan 20 master yang bekerja tujuh jam per hari.

Ruang pamer mereka harus dilengkapi jendela-jendela besar agar cahaya matahari bisa masuk karena salah satu prasyarat utama dalam proses menyulam adalah cahaya alami yang tidak berasal dari nyala lampu.

"Saat bekerja lampu harus dimatikan agar tidak ada pantulan cahaya yang bisa memengaruhi warna benang yang dipilih. Karena itu juga kami memberlakukan jam kerja pukul 8 pagi hingga 4 sore, saat kami bisa mengandalkan cahaya matahari," tutur Li.

Fakta Unik Celana Jins yang Tak Banyak Diketahui

Konfrontasi - Siapa tak kenal dengan model celana denim yang bernama jins (jeans). Boleh jadi, celana ini adalah yang paling populer di dunia karena dapat digunakan untuk setiap aktivitas tanpa mengenal umur.

Selain modelnya yang sederhana, celana jins juga cocok dengan pakaian model apapun. Bahannya yang relatif kuat dan gampang perawatannya membuat celana jenis ini difavoritkan banyak orang.

Arti Tahi Lalat di Bagian Wajah

Konfrontasi - Beberapa orang memiliki tahi lalat di bagian wajah. Ternyata, dalam kepercayaan masyarakat Korea, letak tahi lalat di wajah ini memiliki beberapa makna. Seperti dilansir dari Koreaboo, Sabtu, 18 November 2017, berikut ini makna letak tahi lalat.

Di bagian dalam sudut mata

Takdir akan membawamu pada seseorang yang sesuai denganmu. Orang dengan letak tahi lalat di bagian dalam mata ini ditakdirkan untuk bertemu pasangan tanpa perlu mencari.

Atas bibir

Inilah Trend Warna Lipstik 2018, Perempuan Dewasa Suka Bibir Terlihat Seksi

KONFRONTASI -  Ada perbedaan tren warna lipstik pada perempuan dewasa dan remaja pada 2018 mendatang.

Perempuan dewasa lebih menyukai warna lipstik yang strong atau ungu, sedangkan kaum remaja masih suka pada warna ringan atau nude.

Ini diutarakan Marketing Manager Marcks Kosmetik PT Kimia Farma, Tritunggal.

Dia mengurai, pada akhir tahun ini hingga 2018, bakal jadi kebangkitan trend make up Eropa, di mana perempuan dewasa lebih menyukai warna-warna yang kuat.

Cetak Rekor, Inilah Tas Raksasa dari Lhokseumawe

KONFRONTASI-Tas raksasa bermotif Aceh milik Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe memecahkan rekor tas motif tradisional terbesar Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Pada Minggu sore, di Lapangan Hira, Manajer MURI Andre Purwandono secara simbolis menyerahkan sertifikat rekor MURI kepada Kepala KPw BI Lhokseumawe Yufrizal sebagai pengakuan atas rekor baru yang dicetak tas berwarna coklat dengan panjang 3,25 meter, tinggi 1,5 dan memiliki lebar 1,4 meter.

Tags: 

Perawatan Simpel Bikin Tas Mahal Labih Tahan Lama

Konfrontasi - Bagi setiap orang, memiliki barang branded menjadi hal yang membanggakan. Meski begitu, dalam menjaganya diperlukan kehati-hatian.

Ada sejumlah perlengkapan yang dibutuhkan untuk merawat barang branded atau bermerek, khususnya tas branded. Menurut Marissa Tumbuan selaku pendiri Irresistible Bazaar dan pemilik butik Adelsbrandedbags, pemilik tas mahal perlu menerapkan stuffing.

Tags: 

5 Tips Memadukan Celana Kulot dan Kemeja

Konfrontasi - Tahukah Anda jika celana kulot dulu pernah populer di era tahun 90-an? Bahannya yang ringan dan modelnya yang unik menjadikan celana kulot kembali digemari oleh penikmat fashion di tahun 2017 ini. Celana kulot juga mudah di padukan dengan berbagai macam atasan yang pasti akan membuat fashion Anda semakin cantik.

Meski terkesan santai, celana kulot tetap dapat digunakan pada acara formal. Bagi wanita yang berhijab, keberadaan kulot menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi mereka yang tak terlalu suka dengan rok namun tetap ingin berpenampilan syar’i.

Tak heran jika padupadan kulot dengan kemeja bukan hal yang asing lagi untuk dijadikan sebagai fashion formal atau santai.

5 tips Padupadan Celana Kulot Dan Kemeja Ini Akan Membuat Penampilan Anda Tetap Modis Untuk Berbagai Acara

Bersihkanlah Telinga Anda, Namun Hindari 3 Cara Ini

KONFRONTASI -  Kotoran telinga adalah zat alami yang membantu melindungi telinga dan liang telinga. Kadang-kadang kotoran telinga menumpuk sehingga menyebabkan masalah atau ketidaknyamanan pada pendengaran.

Kotoran telinga dapat dibersihkan, namun berhati-hatilah. Jangan sampai merusak bagian-bagian sensitif telinga saat melakukannya. Mengutip Wikihow ada 3 cara salah saat membersihkan telinga:

1. Jangan gunakan cotton bud

4 Langkah Mudah Atasi Efek Penyakit Terlalu Lama Duduk

Konfrontasi - Sudah banyak artikel yang membahas tentang bagaimana bahaya dari duduk terlalu lama. Namun secara detail, merdeka.com akan mengungkapkan bagaimana cara mengatasinya.

Memang tidak dipungkiri bahwa kehidupan perkotaan sangat kental dengan hal ini. Duduk terlalu lama, entah itu berada di kendaraan saat macet atau duduk karena pekerjaan Anda memang mengharuskan Anda begitu. Tidak banyak yang bisa dilakukan, dan kebanyakan orang menyerah dengan itu.

Tenun Badui Dilirik Konsumen Karena Keunikannya

KONFRONTASI- Kain tenun Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, dilirik konsumen karena memiliki keunikan dibandingkan dengan tenun-tenun lainnya di Tanah Air.

"Kami selama sepekan ini kewalahan melayani pesanan konsumen dari luar daerah," kata Neng (40) seorang perajin tenun Badui warga Kadu Ketug, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Sabtu.

Selama ini, banyak konsumen dari berbagai daerah datang ke sini memesan 10 sampai 20 unit tenun Badui.

Selain itu juga banyak wisatawan yang membeli tenun Badui sekadar untuk dijadikan kenang-kenangan dengan alasan tradisional juga memiliki nilai seni.

Kebanyakan para konsumen tenun Badui adalah kaum perempuan.

Meningkatnya permintaan tenun Badui setelah beberapa kali para perancang busana menampilkan fashion kain Badui di tingkat nasional hingga internasional. Para perajin kain tenunan dikerjakan kaum perempuan dengan peralatan secara manual.

Biasanya, kata dia, untuk mengerjakan kain dengan ukuran 3x2 meter persegi bisa dikerjakan selama sepekan.

Pengerjaan kain tenun sambil duduk di balai-balai rumah yang terbuat dari dinding bambu dan atap rumbia.

"Kami sangat terbantu pendapatan ekonomi keluarga dengan kerajinan kain Badui itu," katanya.

Salah seorang perajin warga Baduy Luar, Amir (40) mengaku, selama ini permintaan kain dan batik Badui meningkat sehingga wisatawan domestik dari luar daerah setiap hari datang ke perkampungan Badui.

Adapun, kata dia, harga kain tenun dan pakaian batik Badui itu tergantung kualitas mulai Rp 70.000 sampai Rp 350.000 per busana.

"Selama ini banyak wisatawan domestik semakin mencintai produk Badui," katanya.

Pages